Penjelasan Asumsi Dasar Ekonomi Makro 2021

Menkeu Jelaskan Asumsi Dasar Ekonomi Makro 2021 Kepada Komisi XI DPR
Rayza Nirwan - Ekonomi,Sabtu, 05-09-2020 07:50 WIB
Penjelasan Asumsi Dasar Ekonomi Makro 2021
Menkeu Sri Mulyani Indrawati/ Kemenkeu

Jakarta, Nusantaratv.com - Pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam RAPBN 2021 dipatok sebesar 4,5%-5,5 %. Dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa angka tersebut diambil dengan melihat beberapa indikator atau baseline di tahun 2020.

Pertumbuhan ekonomi 2020 yang mengalami beberapa kali koreksi ke bawah akibat Pandemi Covid-19 menjadi salah satunya. Terakhir, Pemerintah mengubah proyeksi pertumbuhan ekonomi 2020 pada kisaran -1,1% s.d. 0,2%.

"Inilah yang menjadi baseline kita untuk membuat proyeksi tahun 2021 karena bahkan sekarang sudah masuk kuartal ketiga semua proyeksi masih subject to Covid sehingga inilah yang menyebabkan kita sangat sulit untuk membuat suatu baseline yang firm," kata Menkeu beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Sosialisasi Pinjaman dan KPBU untuk Pembangunan Infrastruktur Daerah

Menkeu mengungkapkan bahwa untuk mencapai pertumbuhan ekonomi pada rentang 4,5% s.d. 5,5%, sangat bergantung pada beberapa hal, yaitu keberhasilan penanganan Covid-19, akselerasi reformasi, dukungan ekspansi fiskal, dan pertumbuhan ekonomi global. 

"Semua prediksi ini sangat tergantung pada keberhasilan penanganan covid, dukungan ekspansi fiskal tahun depan yang masih akan cukup bisa suportif, dan adanya reform yang bisa mengembalikan confidence maupun meningkatkan produktivitas dan iklim investasi. Dan tentu prasyarat lainnya adalah global economic recovery juga akan tetap terjaga tahun depan," ungkap Menkeu.

Tidak berbeda jauh dengan proyeksi pemerintah, sejumlah lembaga internasional juga memperkirakan ekonomi Indonesia pada 2021 mengalami pertumbuhan positif. Bahkan, IMF memproyeksikan pertumbuhan Indonesia sebesar 6,1%.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0