Pengawasan Program PEN Makin Dipertajam

Koordinasi Pengawasan Program PEN Makin Dipertajam Secara Teknis
Rayza Nirwan - Ekonomi,Kamis, 27-08-2020 10:39 WIB
Pengawasan Program PEN Makin Dipertajam
Inspektur Jenderal Kemenkeu Sumiyati/ Kemenkeu

Jakarta, Nusantaratv.com - Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakorwas) Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Acara Rakorwas tersebut dihadiri pimpinan BPKP, Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) Kementerian/Lembaga (K/L) serta Satuan Pengawasan Internal (SPI) BUMN dan SPI Badan Layanan Umum (BLU) yang diharapkan turut mengawasi dana PEN tersebut. 

Seperti diketahui, pemerintah telah menganggarkan Rp 695,2 triliun untuk penanganan Covid-19 di bidang kesehatan, perlindungan sosial, belanja sektoral, dukungan industri dan PEN.

Baca Juga: Progres PEN Hingga Agustus 2020 Capai 25,1%

Adapun anggaran sebesar itu perlu diawasi penggunaannya oleh Inspektorat Jenderal di masing-masing Kementerian/Lembaga/Daerah (K/L/D) terkait, sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam fase perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan.  

"Berkoordinasi, penyusunan berbagai macam pedoman, penyusunan Risk Control Matrix (RCM), pertukaran data, serta koordinasi berbagai hal yang diperlukan," kata Inspektur Jenderal Kemenkeu Sumiyati pada Rabu, (26/8/2020).

Oleh karena itu, perlu ada pola koordinasi dan sinergi pengawasan antara Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) Kementerian/Lembaga/Daerah (K/L/D) dengan Kemenkeu, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bahkan Aparat Penegak Hukum (APH) seperti Kejaksaan Agung, KPK, dan Kepolisian untuk pencegahan fraud sejak awal. 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
1
love
0
funny
0
angry
1
sad
0
wow
1