Ingin Pertumbuhan Ekonomi Meroket, Ini Saran dari Orang Terkaya Asia

Mukesh Ambani Jelaskan Beberapa Area yang Bisa Menjadikan Masyarakat India Melek Digital.
Adiantoro - Ekonomi,Rabu, 21-10-2020 08:25 WIB
Ingin Pertumbuhan Ekonomi Meroket, Ini Saran dari Orang Terkaya Asia
Miliarger Mukesh Ambani. (Istimewa)

Jakarta, Nusantaratv.com - Bos Reliance Industries Ltd, Mukesh Ambani, mengatakan India harus mengatur ulang sektor manufakturnya. Langkah itu dilakukan guna mendorong pertumbuhan ekonomi.

Dilansir dari Bloomberg, Rabu (21/10/2020), Mukesh menyebut pemerintah perlu memperkuat usaha kecil dan menengah di India. 

Ada kebutuhan untuk memikirkan dan mendefinisikan kembali manufaktur di India. Kami perlu memperkuat usaha kecil dan menengah kami - ujar sang miliarder.

Saran orang terkaya di Asia itu disampaikan ketika Perdana Menteri (PM) Narendra Modi berupaya menghidupkan perekonomian India. Setelah ekonomi negara tersebut mengalami kontraksi terbesar usai menerapakan kebijakan lockdwon sebagai dampak dari pandemi virus corona (Covid-19).

Baca Juga: Satu Tahun Jokowi di Periode II, Indef Sebut Pemerintah Wariskan Hutang Segunung!

Reliance yang bergerak di bidang energi ini mulai merambah layanan ritel dan digital selama pandemi Covid-19. Hal tersebut setelah perusahaan mengumumkan wacana untuk investasi senilai 25 miliar dolar AS (Amerika Serikat) atau setara Rp367 triliun.

Mukesh berupaya bermitra dengan bisnis kecil, start-up, dan toko pop-up untuk melayani pelanggan sebagai rencana pendirian e-commerce Reliance.

Dia juga menjelaskan beberapa area yang bisa menjadikan masyarakat India melek digital. Yakni, meningkatkan sistem pendidikan India, dan transformasi sektor energi untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. 

Jika saya dapat memainkan peran kecil saya dalam mencapai ini, jika saya dapat menciptakan institusi untuk melanggengkan dan mempertahankan tujuan ini, maka saya akan melakukan bagian saya - kata Mukesh.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0