Cara Cerdas Dorong Ekspor untuk PEN

Selain Peningkatan Ekspor, DJBC juga Terus Fokus pada Program Pemulihan Ekonomi Nasional
Rayza Nirwan - Ekonomi,Sabtu, 14-11-2020 00:45 WIB
Cara Cerdas Dorong Ekspor untuk PEN
Ilustrasi ekspor/ Istimewa

Jakarta, Nusantaratv.com - Melalui kebijakan direct call export, ekspor perdana, sosialisasi dan asistensi tata laksana ekspor serta pelayanan dan fasilitas kepabeanan bagi pelaku usaha, diharapkan oleh Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) jadi upaya meningkatkan Ekspor.

Selain peningkatan eskpor, langkah ini juga dinilai oleh DJBC sebagai langkah konkrit dalam membantu Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Baca Juga: Pemerintah Bingung Habiskan Sisa Dana Anggaran, Menkeu Usul Alokasikan ke..??

Dalam realisasi terkini, kebijakan Direct Call Export atau rute ekspor langsung telah melakukan ekspor hasil laut Sulawesi Utara dengan rute ekspor langsung Manado-Jepang. Pada kebijakan ekspor perdana, telah diekspor sebanyak 12 ton kakao dari Jembrana, Bali ke Belanda dengan nilai devisa Rp 660 juta, 12 ton daging kelapa dari Makassar ke India, 6.000 Kendang Djimbe dari Desa Minggirsari, Blitar ke Cina, dan Air Purifier dari PT SCNP ke Amerika Serikat.

Untuk lebih memperluas edukasi pelayanan-pelayanan ini, DJBC melakukan sosialisasi dan asistensi tata laksana ekspor dengan meningkatkan kapasitas teknis ekspor-impor produk dan program digitalisasi UMKM untuk akses pemasaran, pembiayaan, dan pembayaran digital di Aceh.

Selain itu, DJBC juga menggelar focus group discussion (FGD) tata laksana ekspor, klinik ekspor, dan asistensi langsung di kantor pelayanan Bea Cukai di banyak wilayah di Indonesia.

Pada kebijakan pelayanan dan fasilitas kepabeanan bagi pelaku usaha, DJBC memberlakukan skema Free Trade Agreement (FTA) untuk ekspor perdana Kendang Djimbe dari Desa Minggirsari, Blitar ke Cina serta memberikan Fasilitas Kawasan Berikat untuk PT SCNP agar produk air purifier-nya menembus pasar Amerika.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0