BI: Uang Beredar Naik 12,5%, Capai Rp6.780 Triliun

Pertumbuhan uang kuasi juga meningkat dari 10,6 persen pada bulan sebelumnya menjadi 10,7 persen pada Oktober 2020
Raymond - Ekonomi,Senin, 30-11-2020 12:27 WIB
BI: Uang Beredar Naik 12,5%, Capai Rp6.780 Triliun
ilustrasi

Nusantaratv.com - Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Junanto Herdiawan memastikan bahwa BI mencatat uang beredar dalam arti luas (M2) hingga mencapai Rp6.780,8 triliun per Oktober 2020 lalu. Ia menjelaskan, peningkatan tersebut disebabkan pertumbuhan uang beredar dalam arti sempit atau M1 sebesar 18,5 persen secara yoy.

Pasalnya, jumlah tersebut meningkat 12,5 persen secara tahunan (yoy) dan lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya yang hanya sebesar 12,4persen.

Adapun menurutnya, peningkatan didorong oleh peredaran uang kartal (yang dikeluarkan oleh negara berdasarkan UU-red) yang tinggi di masyarakat. "Pertumbuhan uang kuasi juga meningkat dari 10,6 persen pada bulan sebelumnya menjadi 10,7 persen pada Oktober 2020," ujarnya, dalam pernyataan resmi hari ini di Jakarta.

Junanto mengatakan, berdasarkan faktor yang mempengaruhi, peningkatan M2 pada Oktober 2020 disebabkan oleh kenaikan ekspansi keuangan pemerintah. Dimana hal ini tercermin dari pertumbuhan tagihan bersih kepada pemerintah pusat yang meningkat dari 76,7 persen pada September 2020 menjadi 81,6 persen pada Oktober 2020.

Sedangkan, pada aktiva luar negeri bersih tumbuh sebesar 13,9 persen, lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan September 2020 yang sebesar 16,7persen.

Seperti diketahui, pertumbuhan kredit pada Oktober 2020 kembali mengalami kontraksi minus 0,4 persen  menjadi 0,9 persen, sementara itu, pihaknya juga mencatat, bahwa surat berharga selain saham masih mengalami kontraksi 12,1 persen atau membaik dari bulan sebelumnya  yang minus 13,9 persen.

 

 

 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0