Berikut Ini Beragam Jenis TKDD

Terdapat Beragam Jenis TKDD Sebagai Bentuk Desentralisasi Fiskal
Rayza Nirwan - Ekonomi,Jumat, 28-08-2020 09:52 WIB
Berikut Ini Beragam Jenis TKDD
Ilustrasi desa/ Kemenkeu

Jakarta, Nusantaratv.com - Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu Astera Primanto Bhakti memaparkan jenis-jenis Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) pada acara bertema 'Daerah Bangkit, Indonesia Maju'.

"Dalam TKDD ada dua komponen besar. Pertama adalah block grant, suatu anggaran yang diberikan pemerintah pusat untuk dikelola pemerintah daerah sesuai kebijakan pemerintah daerah. Dalam kelompok block grant ada Dana Tranfer Umum (DTU) yaitu Dana Alokasi Umum (DAU) yang biasanya digunakan untuk dana operasional misalnya membayar gaji PNS, gaji guru, program pembangunan swakelola Pemda," kata Astera di Jakarta, Kamis, (27/8/2020).

Kemudian ada Dana Bagi Hasil (DBH) yang merupakan bagian dari pajak-pajak (pemerintah) pusat yang diserahkan kepada daerah sebagai salah satu bentuk untuk mengurangi ketidakseimbangan fiskal vertikal supaya fiskal dari pusat bisa diserahkan ke daerah.

Baca Juga: Pengawasan Program PEN Makin Dipertajam

Selain itu, ada Dana Insentif Daerah (DID) supaya daerah berlomba, punya semangat kompetisi untuk ke arah lebih baik dalam membangun daerahnya. 

Kemudian ada Otonomi Khusus (Otsus) atau keistimewaan untuk daerah-daerah tertentu seperti Aceh, Papua dan Papua Barat, Jogjakarta untuk menghargai keistimewaannya. 

"Berikutnya, Dana Desa, agak beda sedikit, namun termasuk block grant tapi di-direct langsung ke desa. Ini baru diperkenalkan tahun 2015, merupakan terobosan tapi sambil kita uji, sebenarnya yang lebih efektif dan efisien ini apakah yang langsung atau yang lewat pemerintah daerah," ungkap Astera.

Ia melanjutkan, ada juga yang sifatnya specific grant, peruntukannya sudah jelas seperti Dana Alokasi Khusus (DAK) baik fisik maupun non fisik. 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0