Banpres Produktif Harus Akuntabel, Transaparan dan Tepat Sasaran

Kemenkop dan UKM Bersama KPK Sepakat Banpres Produktif Harus Akuntabel, Transaparan dan Tepat Sasaran
Rayza Nirwan - Ekonomi,Minggu, 13-09-2020 06:50 WIB
Banpres Produktif Harus Akuntabel, Transaparan dan Tepat Sasaran
Pertemuan Menkop UKM Teten Masduki dengan KPK/ Depkop

Jakarta, Nusantaratv.com - Kementerian Koperasi dan UKM bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyepakati program Banpres Produktif Usaha Mikro sebesar Rp 2,4 juta untuk 12 juta pelaku usaha mikro, harus tepat sasaran dan akuntabilitasnya bisa dipertangungjawabkan.

"Tadi kami dengan pimpinan KPK membicarakan berbagai hal mengenai Banpres Produktif untuk Usaha Mikro yang kita berikan pada 12 juta pelaku usaha mikro, di mana tahap awal dibagikan kepada total 9,1 juta usaha mikro," kata Menkop dan UKM beberapa waktu lalu.

"Intinya kami sepakat program ini harus transparan, akuntabel dan tepat sasaran," tambah Menkop dan UKM.

Baca Juga: Kemenperin Latih Tenaga Penyuluh Lapangan untuk IKM

Menkop dan UKM menjelaskan dalam kesempatan tersebut pihaknya menjelaskan terkait pendataan usaha mikro yang mendapat Banpres Produktif, validitas dan skema penyalurannya.

"Saya kira banyak catatan yang kita bahas untuk memastikan akuntabilitas usaha mikro yang memperoleh Banpres produktif," jelas Menkop dan UKM.

Menkop dan UKM menegaskan, pihaknya sejak awal sadar bahwa Banpres Produktif ini harus transparan dan tepat sasaran.

"Karena itu kami melibatkan BPKP dalam proses pendataan yang dilakukan dinas koperasi kabupaten/kota. Data juga kami peroleh dari Himbara, BPR, Koperasi juga Badan Layanan Umum (BLU), Kementrian/Lembaga di mana ada 18 K/L yang mengurusi UMKM. Data usaha mikro yang masuk jumlahnya sekitar 19 juta pelaku Usaha Mikro yang kemudian di-cleansing atau divalidasi, sehingga menjadi 18 juta pelaku usaha," ungkap Menkop dan UKM.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0