Cerita Biogas dan Limbah Pabrik Tahu

Desa Urutsewu, Boyolali Membagikan Kisah Inspiratif Tentang Membuat Desanya Menjadi Desa Mandiri Energi
Rayza Nirwan - Ekonomi,Sabtu, 14-11-2020 04:15 WIB
Cerita Biogas dan Limbah Pabrik Tahu
Pabrik tahu/ Newswantara.com

Jakarta, Nusantaratv.com - Cerita tak biasa hadir di sebuah desa di lereng Merapi, yakni Desa Urutsewu, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali Jawa Tengah yang dengan kerja sama warganya berhasil mewujudkan desanya menjadi sebuah desa mandiri energi.

Kebutuhan untuk memasak, bahkan sebagian listrik warga telah dipenuhi dari limbah yang ada di desa tersebut.

Terlihat pipa panjang yang berisikan biogas melintang di sejumlah rumah di desa yang berbatasan langsung dengan Kab.Semarang di sebelah utara dan timur tersebut. Biogas tersebut berasal dari Limbah Pabrik Tahu.

Baca Juga: Mentan Minta Swasta Jadi Inisiator Urban Farming

"Awalnya justru dari keprihatinan kami akan limbah tahu yang banyak terdapat di desa ini, saya minta inisiatif yang punya pabrik tahu untuk mengolah limbah ini dan akhirnya biogas menjadi pilihan karena hasilnya bisa dimanfaatkan untuk memasak, juga bisa dikonversi juga untuk penerangan," ujar Kepala Desa Urutsewu Sri Haryanto beberapa waktu lalu.

Salah satu pemilik pabrik tahu, Suwarno yang juga adalah ketua RT 5 Dusun Gilingan, Urutsewu, berinisiatif membangun digester biogas untuk mengubah 5.000 L limbah pabrik tahu dalam sehari menjadi biogas.

"Kini bisa mengalirkan gas bagi 7 rumah di sekitar sini, juga untuk menyalakan genset emergensi dan pengadaan air bersih Pamsimas bagi 60 pelanggan bahkan sampai ke tetangga desa," ungkapnya.

Mengetahui pemanfaatan gas yang dihasilkan dari limbah tahu bisa mengurangi pengeluaran untuk LPG hingga air bersih, warga desa lainnya berinisiatif memanfaatkan potensi limbah yang ada untuk kebutuhan harian mereka.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0