Semrawut UU Cipta Kerja, Ini Pernyataan Tegas Rizal Ramli ke Jokowi

pak Jokowi jadi presiden enam tahun, dalam satu tahun hanya mampu menciptakan lapangan pekerjaan 1juta kurang
Raymond - Ekonomi,Selasa, 13-10-2020 12:14 WIB
Semrawut UU Cipta Kerja, Ini Pernyataan Tegas Rizal Ramli ke Jokowi
Dr. Rizal Ramli (istimewa)

Nusantaratv.com - Ekonom nasional Rizal Ralmli mengibaratkan Omnibus Law UU Cipta Kerja bukan emperbaiki kabel yang kusut, justru memberikan instalasi dan tanah di bawahnya untuk oligarki dan kelompok elit tertentu. Hal ini ia ungkapkan dalam sebuah wawancara di stasiun tv swasta nasional di Jakarta.

“Birokrasi memang ruwet, bikin masalah dan bikin ribet dan susah pengusaha, tapi solusinya bukan omnibus law cipta kerja ini, tapi tindak dan ciptakan birokrasi yang benar.

“Dan menurut saya itu yang paling penting, karena justrtu itu yang membuat investor senang, baik di dalam maupun luar negeri,” tegasnya.

Adapun menurutnya, ada hal lain terdapat dalam UU Omnibus Law, yakni masalah konsesi tambang, tanah dan hutan.

“Ini betul-betul daging super, yang konsesinya diperpanjang dari tiga puluh tahun ke lima puluh tahun untuk tambang, tanah, dari tiga puluh tahun sampai sembilan puluh tahun dan tidak ada pembatasan.

“Jadi..tanpa memeras buruh oligarki indonesia sudah kaya, kok bisa sih udah kaya nasb buruh marah dipreteli dan sebagainya,” tegas Rizal.

Ia pun kembali mengingatkan, bahwa tujuan utama para pejuang memerdekakan Indonesia adalah untuk kesejahteraan. “Saya ingin mengngatkan tujuan kita untuk merdeka, mencerdaskan bangsa, meningkatkan kesejahteraan rakyat dan melindungi rakyat, jadi ,,, dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat,” ketusnya.

Mantan Menko Ekuin era Gusdur ini menambahkan, bahwa tidak ada dalam Undang-Undang di Indonesia yang menyebutkan skema dari investor, oleh investor dan untuk investor.

“Bahwa kita perlu investor, ya, tapi tujuan objektinya meningkatkan kesejahteraan rakyat, dan ini tidak akan tercapau di dalam omnibus law ini,” tambahnya.

Presenter stasiun tv tersebut mempertanyakan Rizal Ramli mengenai pernyataan Presiden Jokowi yang sebelumnya, bahwa UU Omnibus Law Cipta Kerja dibuat untuk kesejahteraan rakyat.

“Saya gak percaya dengan argumen itu, karena seperti saya katakan UU kita dari rakyat oleh rakayat dan untuk rakyat.

Saya mau tanya sama pak Jokowi…pak Jokowi jadi presiden enam tahun, dalam satu tahun hanya mampu menciptakan lapangan pekerjaan 1juta kurang. Rizal Ramli juga mampu menurunkan angka kemiskinan 5 juta per tahun dalam pemerintahan Gusdur, dan gak pakai Omnibus Law ini,” tutup Rizal.

Sebagai informasi, Rizal pernah menyebutkan, bahwa Presiden Jokowi hanya mampu mengurangi angka kemiskinan sekitar 450.000 orang per tahun.

Angka ini terbilang kecil jika dibandingkan dengan pengentasan kemiskinan oleh presiden-presiden terdahulu. 

"Bandingkan dengan era Presiden Gus Dur, yang berhasil menurunkan kemiskinan 5,05 juta per tahun. Presiden Habibie, 1,5 juta orang per tahun, Megawati 570.000 orang per tahun, dan presiden SBY 840.000 per tahun," ujarnya, di Jakarta, dalam jumpa pers di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (25/2/2019) lalu.

 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0