Jaga Industri Nasional, Lewat Pengoptimalan LSPro

Jaga Industri Nasional, Kemenperin Optimalkan Peran LSPro
Rayza Nirwan - Ekonomi,Senin, 10-08-2020 10:00 WIB
Jaga Industri Nasional, Lewat Pengoptimalan LSPro
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita saat melakukan kunjungan di Laboratorium Sentral PT Sucofindo/ Kemenperin

Jakarta, Nusantaratv.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengkaji optimalisasi Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro). Hal ini dilakukan guna mempercepat pengembangan dalam pengujian dan pemberian sertifikat sebuah produk industri yang sesuai standar.

"Kebijakan ini juga mengacu ke negara-negara lain dalam upaya melindungi industrinya. Sebut saja, Malaysia, China, dan India yang hanya memiliki satu LSPro," kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita beberapa waktu lalu.

Menperin menyampaikan, saat ini di Indonesia terdapat 51 LSPro yang tugasnya memberikan jaminan tertulis bahwa suatu barang, proses atau jasa telah memenuhi standar atau regulasi yang berlaku.

Baca Juga: Indeks Manufaktur Indonesia Terus Merangkak Naik

"Kami akan membenahi LSPro yang ada, tentu berkaitan dengan kualitas dan kapasitas," jelas Menperin.

Menperin berharap, upaya ini akan menciptakan efisiensi dalam prosesnya dan menjaga kualitas terhadap sertifikasi yang diterbitkan.

"Intinya, pemerintah bertekad untuk melindungi industri dalam negeri dari serbuan produk impor. Maka itu, diperlukan instrumen guna memacu daya saing produk nasional sekaligus menjaga kesehatan serta keselamatan konsumen dan lingkungan," ungkap Menperin.

Instrumen yang umumnya diterapkan di Indonesia adalah pemberlakuan Standar Nasional Indonesia (SNI) secara wajib, yang fokus utamanya untuk produk-produk yang berkaitan dengan Keamanan, Kesehatan, Keselamatan manusia dan Lingkungan (K3L).

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0