PGN Teken Nota Kesepahaman dengan 177 Pelanggan Industri

Menteri ESDM Arifin Tasrif Menyaksikan Penandatanganan Nota Kesepahaman PGN dengan 177 Pelanggan Industri
Rayza Nirwan - Ekonomi,Minggu, 07-06-2020 08:34 WIB
PGN Teken Nota Kesepahaman dengan 177 Pelanggan Industri
Menteri ESDM Arifin Tasrif/ Istimewa

Jakarta, Nusantaratv.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyaksikan Penandatanganan Nota Kesepahaman Implementasi Kepmen ESDM No.89K/10/MEM/2020 antara Perusahaan Gas Negara (PGN) dengan pelanggan industri tertentu.

Adapun dalam komitmen tersebut mencakup 177 pelanggan industri tertentu dan diwakili secara simbolis oleh beberapa Sales Area PGN untuk area Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Surabaya dan Medan dengan beberapa perwakilan pelanggan industri tertentu.

Selain itu, PGN juga tengah melaksanakan proses penyelesaian kesepakatan teknis dan Letter of Agreement (LoA) lanjutan dengan produsen di hulu. PGN telah menandatangani lima dokumen LoA dari total 14 dokumen LoA untuk pelaksanaan Kepmen ESDM No.89K/10/MEM/2020.

"Dokumen tersebut adalah dasar amandemen atas ketentuan dalam Gas Sales Agreement dengan pemasok hulu untuk jumlah 125,9 BBTUD dari total sejumlah 328,6 BBTUD," ujar Menteri ESDM, (5/6/2020).

Baca Juga: Penandatangan PJBG Penjual dan Pembeli Gas Bumi

Sampai saat ini, jelas Menteri ESDM, PGN dan Grup telah menyelesaikan pembahasan dengan asosiasi pengguna gas bumi, Kementerian ESDM, dan Kementerian Perindustrian mengenai reviu komersial dalam Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) dengan pelanggan industri, sesuai jangka waktu yang ditetapkan dalam Kepmen ESDM No.89K/10/MEM/2020.

"Kementerian ESDM mengapresiasi PGN dan grup, serta Badan Usaha Industri pemanfaat gas bumi yang telah mendukung kebijakan penyesuaian harga gas bumi untuk sektor industri," jelas Menteri ESDM.

Menteri ESDM juga berharap kebijakan penyesuaian harga gas ini dapat memberikan dampak positif bagi negara.

"Antara lain tambahan pajak dan deviden dari sektor industri, pengurangan pengeluaran pemerintah untuk subsidi pada sektor pupuk dan kelistrikan, meningkatkan daya saing industri dan menyerap tenaga kerja," kata Menteri ESDM.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0