Listrik Penuh Arti untuk Warga Desa Tanjung Boleng

Arti Nyala Listrik Untuk Warga Desa Tanjung Boleng, Nusa Tenggara Timur
Rayza Nirwan - Ekonomi,Senin, 15-06-2020 09:55 WIB
Listrik Penuh Arti untuk Warga Desa Tanjung Boleng
Pengecekan listrik di Kantor Desa Tanjung Boleng, NTT/ ESDM

NTT, Nusantaratv.com Warga Desa Tanjung Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) kini dapat tersenyum cerah dan beraktifitas lebih lama di malam hari setelah hadirnya sambungan Listrik.

Total 64 kepala keluarga di Desa Tanjung Boleng kini dapat menikmati aliran listrik setelah PT PLN (Persero) berhasil menyambungkan jaringan listrik ke desa tersebut.

Paul warga Desa Tanjung Boleng mengungkapakan bahwa kehadiran listrik sudah sangat dinantikan oleh warga di desanya. Karena sebelumnya warga biasa menggunakan genset dan lampu minyak tanah untuk penerangan di malam hari. Kini kami senang, karena dengan adanya listrik biaya jadi lebih murah jika dibanding menggunakan genset.

Baca Juga: Lapangan Kerja Kelistrikan Masih Terbuka Lebar

"Dulu sebelum ada listrik PLN, mayoritas penerangan untuk kegiatan warga di Tanjung Boleng menggunakan genset dan lampu minyak tanah. Sehari membutuhkan sekitar Rp 50.000 untuk membeli BBM itu pun diluar biaya perawatan mesin bila ada masalah," ujar Paul beberapa waktu lalu.

"Semenjak ada listrik PLN, token listrik kami beli Rp 50.000,- sudah sebulan lebih belum habis juga meskipun aktivitas di malam hari lebih lama," tambah Paul.

Apa yang kini dinikmati Paul dan warga Tanjung Boleng sejalan dengan upaya Pemerintah untuk terus meningkatkan rasio elektrifikasi, terutama untuk daerah-daerah yang hingga kini belum terjangkau akses listrik.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0