Komitmen Peningkatan Energi Terbarukan pada Konferensi IEA

Menteri ESDM Kembali Sampaikan Komitmen Peningkatan Energi Terbarukan pada Konferensi IEA terkait Transisi Energi
Rayza Nirwan - Ekonomi,Jumat, 10-07-2020 14:46 WIB
Komitmen Peningkatan Energi Terbarukan pada Konferensi IEA
Pertemuan virtual IEA Clean Energy Transitions Summit/ ESDM

Jakarta, Nusantaratv.com - Indonesia kembali menegaskan komitmen yang kuat dalam menerapkan energi bersih dalam meningkatkan pasokan energi, dengan memperluas pemanfaatan serta mendorong investasi Energi Terbarukan.

Komitmen ini disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif saat menjadi pembicara dalam pertemuan virtual International Energy Agency (IEA) Clean Energy Transitions Summit, ajang pertemuan global terbesar di bidang energi dan iklim.

Pertemuan ini mengumpulkan lebih dari 40 Menteri dari negara-negara yang mewakili 80% penggunaan dan emisi energi global.

Baca Juga: Kerja Sama Indonesia-IEA Terkait Ketenagalistrikan

"Untuk memenuhi permintaan energi, Indonesia telah menetapkan target 23% energi terbarukan dalam bauran energi pada tahun 2025. Kebijakan ini, dikombinasikan dengan komitmen Indonesia untuk mengurangi emisi hingga 29% pada tahun 2030, merupakan jalan yang jelas menuju sistem energi yang lebih bersih," kata Menteri ESDM, Kamis (9/7/2020).

Dalam kesempatan ini, Menteri ESDM juga mengungkapkan bahwa dengan adanya pandemi COVID-19, saat ini ekonomi dunia tengah menghadapi tantangan yang tidak mudah, mempengaruhi setiap sudut dunia dan menghambat pembangunan berkelanjutan dan transisi energi bersih.

Salah satu dari banyak dampak pandemi di sektor energi tercermin dalam penurunan yang signifikan pada konsumsi energi global karena penerapan kebijakan isolasi dan lockdown. Namun sisi baiknya, kebijakan lockdown juga membawa dampak positif bagi pengurangan signifikan emisi CO2 di Indonesia.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0