Hapus Subsidi, Mesir Naikkan Tarif Listrik Hingga 30 Persen

Tahun fiskal Mesir dimulai pada awal Juli dan berakhir pada akhir Juni.
Sarah Fiba - Ekonomi,Selasa, 09-06-2020 19:47 WIB
Hapus Subsidi, Mesir Naikkan Tarif Listrik Hingga 30 Persen
(History)

Nusantaratv.com- Menteri kelistrikan dan energi Mesir pada Selasa (9/6/20) mengumumkan kenaikan harga listrik baru berkisar antara 17 hingga 30 persen berdasarkan konsumsi.

"Harga baru akan diterapkan pada 1 Juli, hari pertama tahun fiskal 2020-2021," Menteri Listrik dan Energi Mohammed Shaker mengatakan dalam konferensi pers dikutip Xinhua. 

Tahun fiskal Mesir dimulai pada awal Juli dan berakhir pada akhir Juni.

"Harga subsidi baru telah dikategorikan pada tujuh tingkat konsumsi mulai dari 50-1.000 kilowatt," katanya.

Konsumsi lebih dari 1.000 kilowatt tidak akan menerima subsidi, Shaker menambahkan.

Dia mengatakan bahwa negara itu akan menanggung 22 miliar pound Mesir (1,36 miliar dolar AS) untuk mendukung sektor industri dalam lima tahun mendatang.

Pemerintah telah memperpanjang rencana penghapusan subsidi listrik untuk tiga tahun lagi hingga tahun fiskal 2014-2025, tambah menteri.

Mesir telah mengumumkan tahun lalu bahwa mereka menunda pencabutan akhir subsidi listrik dari tahun fiskal 2018-2019 menjadi tahun fiskal 2021-2022 untuk meringankan beban warga.

Pemerintah menaikkan harga listrik tahun lalu sebesar 21 persen.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0