Bidik Pasar Skala Besar, Kementerian ESDM Godok REBID

Kementerian ESDM Godok Konsep REBID Guna Membidik Pasar Skala Besar
Rayza Nirwan - Ekonomi,Minggu, 27-09-2020 11:30 WIB
Bidik Pasar Skala Besar, Kementerian ESDM Godok REBID
Pembangkit Listrik Tenaga Air/ ESDM

Jakarta, Nusantaratv.com - Tingginya kebutuhan energi listrik di masa depan mendorong pemerintah untuk terus mempercepat pemanfaatan sumber Energi Baru Terbarukan (EBT), salah satunya pembangkit berbasis tenaga air.

Keseriusan Pemerintah tertuang dalam rencana pengembangan program Renewable Energy Based Industry (REBID) bagi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) skala besar.

"Ini akan mengintegrasikan mulai dari sisi suplai sampai sisi pada penggunanaan energi. Ini akan mengakselerasi pemanfaatan hidro skala besar untuk diserap di pasar industri besar, seperti di PLTA Kayan," ujar Direktur Aneka EBT Kementerian ESDM Harris beberapa waktu lalu.

Harris mengungkapkan, PLT Air maupun PLT Minihidro (PLTM) akan terus dikembangkan sesuai dengan regulasi.

Baca Juga: Pengembangan Energi Bersih Dukung Green Airport

"Kita harapkan bisa dikembangkan melalui regulasi yang ada saat ini. Kita akan mengakomodir semua. Khususnya yang di bawah atau sampai dengan 5 Mega Watt (MW), impelementasinya dilakukan melalui penunjukan langsung dan Feed in Tariff," kata Harris.

Apabila kapasitas pembangkit di atas 5 MW, penetapan harga jual beli akan dilakukan dengan skema Business to Business (B to B).

"Konsep tersebut sudah ada dalam draft Peraturan Presiden," jelas Harris.

Saat ini, Kementerian ESDM juga tengah melakukan kerja sama pemanfaatan waduk eksisting maupun baru bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan potensi kapasitas sebesar 302 MW dengan sebarannya di eksisting Kalimantan Timur.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0