Negara Ini Bebaskan Kumpul Kebo dan Alkohol

Menariknya, meski terkesan moderat dan terbuka namun UEA ternyata tetap kaku terhadap kebebasan berpendapat. Karena faktanya...
Ramses Rianto Manurung - Dunia,Rabu, 11-11-2020 01:35 WIB
Negara Ini Bebaskan Kumpul Kebo dan Alkohol
Uni Emirat Arab/ist

Abu Dhabi, Nusantaratv.com-Guna meningkatkan kunjungan turis ke negaranya, Uni Emirat Arab melakukan reformasi hukum yang mengizinkan minum-minuman beralkohol dan kumpul kebo atau hidup bersama tanpa ikatan pernikahan.  

Meluasnya kebebasan pribadi mencerminkan perubahan profil sebuah negara yang telah berusaha untuk mengklaim dirinya sebagai tujuan turis, pencari keuntungan, dan bisnis kebarat-baratan meskipun kode hukum Islamnya ketat sebelumnya memicu kasus pengadilan terhadap orang asing.

Reformasi itu bertujuan untuk meningkatkan status ekonomi dan sosial negara dan 'mengkonsolidasikan prinsip-prinsip toleransi UEA.

Keputusan pemerintah di balik perubahan tersebut diuraikan secara luas di surat kabar The National, Selasa (10/11/2020).

Langkah tersebut mengikuti kesepakatan bersejarah yang ditengahi Amerika Serikat (AS) untuk menormalkan hubungan antara UEA dan Israel, yang diharapkan akan membawa masuknya turis dan investasi Israel.

Kebiijakan itu juga datang saat Dubai yang bertabur gedung pencakar langit bersiap menjadi tuan rumah World Expo yang sedianya akan digelar pada Oktober 2020. Tetapi akibat pandemi covid-19 ajang tersebut diundur. Diperkirakan pameran tersebut akan mendatangkan 25 juta pengunjung. 

Baca juga: Telepon Macron, Putra Mahkota Abu Dhabi Bilang Begini

Sektor pariwisata Uni Emirat Arab yang menyumbang sekitar lima persen dari PDB terpukul akibat penguncian global dan pembatasan penerbangan karena pandemi covid-19.

Perubahan hukum itu termasuk penghapusan hukuman untuk konsumsi alkohol, penjualan dan kepemilikan bagi mereka yang berusia 21 tahun ke atas.

Meskipun minuman keras dan bir tersedia secara luas di bar dan klub di kota-kota pesisir yang mewah di UEA, individu memerlukan izin yang dikeluarkan pemerintah untuk membeli, mengangkut, atau memiliki alkohol di rumah mereka.

Aturan baru akan memungkinkan Muslim yang telah dilarang, kini mendapatkan izin untuk minum minuman beralkohol dengan bebas.

Menariknya, meski terkesan moderat dan terbuka namun UEA ternyata tetap kaku terhadap kebebasan berpendapat. Karena faktanya partai politik dan serikat buruh tetap ilegal.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0