Xi Jinping Minta Tentara China untuk Fokus Siapkan Perang

Kunjungan ke Korp Marinir Dilakukan di Tengah Ketegangan yang Meningkat Antara China dan AS.
Adiantoro - Dunia,Kamis, 15-10-2020 10:50 WIB
Xi Jinping Minta Tentara China untuk Fokus Siapkan Perang
Presiden China Xi Jinping.

Jakarta, Nusantaratv.com - Presiden China Xi Jinping meminta para tentara negara itu agar fokus mempersiapkan perang. Hal itu dikatakan Xi saat mengunjungi pangkalan militer di Provinsi Guangdong pada Selasa (13/10/2020).

Kunjungan militer ini dilakukan Presiden Xi di tengah ketegangan yang memuncak antara China dan AS. Tak hanya dengan AS, China juga berselisih dengan Taiwan.

Dilaporkan Xinhua News Agency dan dilansir Livemint, Kamis (15/10/2020), saat melakukan inspeksi terhadap Korp Marinir pada Tentara Pembebasan Rakyat atau militer China, Presiden Xi mengatakan kepada para tentara untuk menjaga kondisi siaga tinggi dan meminta mereka untuk 'sunguh-sungguh setia, sungguh-sungguh murni, dan bisa diandalkan'.

Fokuskan pikiran dan energi kalian untuk bersiap berperang, dan tetap waspada - ujar Presiden Xi kepada para tentara China dalam kunjungan itu, seperti ditayangkan televisi nasional CCTV.

Sedangkan tujuan utama dari kunjungan Presiden Xi ke Guangdong yakni menyampaikan pidato pada Rabu (14/10/2020) waktu setempat dalam rangkaian memperingati 40 tahun berdirinya Zona Ekonomi Khusus Shenzhen, yang memainkan peran penting dalam membantu ekonomi China menjadi yang terbesar kedua di dunia.

Di sisi lain, kunjungan ke Korp Marinir itu dilakukan di tengah ketegangan yang meningkat antara China dan AS. Selain itu, adanya ketidaksepakatan soal isu Taiwan dan pandemi virus corona (COVID-19) antara kedua negara hingga memicu perselisihan.

Sementara itu, Gedung Putih sebelumnya telah memberi tahu Kongres AS pada Senin (12/10/2020) waktu setempat terkait rencana melanjutkan penjualan tiga sistem persenjata canggih ke Taiwan. Sistem persenjataan itu dilaporkan juga menyertakan Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS).

China membrikan respon keras terhadap masalah tersebut. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian meminta AS untuk segera membatalkan rencana penjualan senjata ke Taiwan dan memutuskan seluruh hubungan militer AS-Taiwan.

Bahkan China juga telah meningkatkan latihan militer di sekitar Taiwan, dengan hampir 40 pesawat tempur China melintasi garis tengah antara daratan dan Taiwan pada 18-19 September lalu.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0