Sempat Diblokir, Pakistan Kembali Izinkan Warganya Main TikTok

TikTok sangat populer dan telah diunduh 43 juta Kali di Pakistan
Sarah Fiba - Dunia,Selasa, 20-10-2020 09:31 WIB
Sempat Diblokir, Pakistan Kembali Izinkan Warganya Main TikTok
(Devex)

Nusantaratv.com- Pengawas telekomunikasi Pakistan pada hari Senin (19/10)  membuka blokir aplikasi berbagi video populer China TikTok,  setelah perusahaan meyakinkan pihak berwenang bahwa mereka akan menutup semua akun yang berulang kali terlibat dalam menyebarkan pornografi dan amoralitas

Skynews melaporkan, otoritas Telekomunikasi Pakistan (PTA) telah melarang aplikasi tersebut pada 9 Oktober setelah mendapatkan banyak keluhan atas kontennya yang tidak bermoral.

PTA mentweet, setelah jaminan dari manajemen (TikTok) bahwa mereka akan memblokir semua akun berulang kali yang terlibat dalam menyebarkan pornografi dan amoralitas , maka diputuskan untuk mencabut larangan tersebut. 

"TikTok akan memoderasi akun sesuai dengan hukum setempat," menurut tweet tersebut.

Sebelumnya, PTA menuduh bahwa aplikasi berbagi video gagal memblokir konten yang tidak senonoh dan tidak bermoral meskipun telah diberitahu berkali-kali.

Pencabutan pembatasan terjadi setelah TikTok mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka akan mengalokasikan lebih banyak sumber daya untuk peningkatan layanannya di Pakistan. 

"Jika Pemerintah Pakistan memutuskan untuk membuka kembali akses ke layanan kami di masa depan, kami pasti akan menilai alokasi sumber daya kami untuk pasar ini," katanya dalam pernyataan itu.

Aplikasi ini sangat populer dan telah diinstal 43 juta kali di Pakistan, dengan 14,7 juta kali pada tahun 2020 saja. 

Aplikasi populer ini memungkinkan penggunanya membuat video musik pendek, sinkronisasi bibir, tari, komedi, dan bakat.

TikTok, yang dimiliki oleh ByteDance China, telah menjadi sorotan di seluruh dunia. Pemerintah India dan AS telah melarangnya karena masalah keamanan.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0