Menang Pemilu, Jacinda Ardem Kembali Pimpin Selandia Baru

"Pemilu tidak selalu bagus dalam menyatukan orang, tetapi mereka juga tidak perlu memisahkan satu sama lain," kata Jacinda...
Ramses Rianto Manurung - Dunia,Sabtu, 17-10-2020 19:18 WIB
Menang Pemilu, Jacinda Ardem Kembali Pimpin Selandia Baru
Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardem/ist

Wellington, Nusantaratv.com-Jacinda Ardem kembali mendapat mandat untuk menjabat sebagai Perdana Menteri Selandia Baru untuk periode kedua. Itu dipastikan dengan keunggulan Ardem dalam perhitungan suara atas rivalnya Judith Collins dari Partai Nasional. 

Dilansir dari Sky News, Sabtu (17/10/2020), kembali mendapat kepercayaan dari rakyat Selandia Baru karena dinilai telah bekerja dengan baik dalam menangani pandemi covid-19. 

"Terima kasih kepada orang-orang yang bekerja begitu keras untuk membagikan pesan kami. Yang menjadi sukarelawan dalam apa yang terasa seperti kampanye tanpa akhir." 

"Tapi yang terpenting, terima kasih kepada banyak orang yang memberikan kami suara mereka, yang mempercayai kami untuk terus memimpin pemulihan Selandia Baru," imbuhnya.

Baca juga: Selandia Baru Siapkan Dana Rastusan Juta Dolar ntuk Vaksin COVID-19

"Dan kepada mereka di antara Anda yang mungkin belum mendukung Partai Buruh sebelumnya, dan hasilnya memberi tahu saya bahwa ada beberapa dari Anda (kemudian mendukung), kepada Anda, saya ucapkan terima kasih," ucapnya. 
Partai Ardern berada di jalur untuk memenangkan hampir 50 persen suara saat hasil bergulir pada Sabtu, sementara partai oposisi di bawah 30 persen. 
Collins, mantan pengacara berusia 61 tahun, memberi selamat kepada Ardern atas kemenangan itu, tetapi mengatakan pemerintah perlu berbuat lebih baik untuk mengatasi kehancuran ekonomi akibat krisis virus corona. 

"Kepada Perdana Menteri Jacinda Ardern, yang telah saya telepon, selamat atas hasil Anda. Hasil yang luar biasa."

Pemerintahan Ardern berfokus terutama pada krisis perumahan Selandia Baru, kemiskinan anak, dan ketidaksetaraan sosial sejak berkuasa pada 2017. Hasilnya, telah didukung dan disambut baik oleh orang banyak yang tergambar melalui banyaknya orang yang mencoba untuk berfoto selfie dengannya pada saat kampanye. 

"Pemilu tidak selalu bagus dalam menyatukan orang, tetapi mereka juga tidak perlu memisahkan satu sama lain," katanya setelah menang.

Kemenangan keduanya terjadi setelah popularitasnya melonjak awal tahun ini karena upayanya yang sukses untuk memerangi krisis virus corona di Selandia Baru. Saat ini, tidak ada penyebaran komunitas Covid-19 di negara berpenduduk 5 juta orang itu dan masyarakat tidak lagi diharuskan memakai masker atau jarak sosial. 


 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0