Filipina Hentikan Jalur Kereta di Manila saat Kasus Covid-19 Melonjak

Langkah tersebut adalah untuk melindungi kesehatan dan keselamatan personel dan penumpang.
Sarah Fiba - Dunia,Selasa, 07-07-2020 11:46 WIB
Filipina Hentikan Jalur Kereta di Manila saat Kasus Covid-19 Melonjak
(BM)

Nusantaratv.com- Pihak berwenang Filipina pada Senin (6/7/20) mengatakan bahwa salah satu jalur kereta metro di ibu kota Manila akan berhenti beroperasi selama lima hari mulai Selasa (7/7/20) setelah 186 personil kereta api dinyatakan positif mengidap Covid-19.

Departemen Perhubungan Filipina pada hari Senin melaporkan bahwa total 186 karyawan Metro Manila Transit System Line 3 (MRT-3) dinyatakan positif terkena virus.

Termasuk 11 penjual tiket, dua pengemudi kereta, dua personel pusat kendali, dan satu orang. Perawat dari salah satu stasiunnya. Sisanya adalah personel depot, tambahnya.

"Pematian sementara akan  memberi jalan pada pengujian RT-PCR (swab) semua personel MRT-3, termasuk yang dari penyedia pemeliharaan dan subkontraktornya, untuk mencegah penyebaran penyakit lebih lanjut," kata Michael Capati, direktur operasi MRT-3, dikutip The Star.

Capati menambahkan bahwa langkah tersebut adalah untuk melindungi kesehatan dan keselamatan personel dan penumpang.

Dia mengatakan durasi shutdown sementara akan berlangsung selama lima hari hingga 11 Juli 2020, atau sampai pengujian Covid-19 mengkonfirmasi jumlah personel bebas Covid-19 yang cukup untuk memungkinkan dimulainya kembali setidaknya operasi terbatas.

Kereta api diizinkan beroperasi dalam kapasitas terbatas ketika tindakan karantina penguncian diredakan pada 1 Juni.

Penangguhan ini akan secara serius mempengaruhi perjalanan ribuan pekerja di Manila yang telah menghadapi pengangkutan jerawatan karena dikunci.

Filipina sekarang memiliki 46.333 kasus Covid-19 yang dikonfirmasi, termasuk 1.303 kematian dan 12.185 pemulihan. 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0