Vaksin AstraZeneca Katanya Manjur, Tapi Kok Butuh Studi Tambahan?

AstraZeneca / Oxford juga berjanji untuk memberikan vaksinnya ke negara berkembang
Sarah Fiba - Dunia,Jumat, 27-11-2020 07:59 WIB
Vaksin AstraZeneca Katanya Manjur, Tapi Kok Butuh Studi Tambahan?
(AstraZeneca)

Nusantaratv.com- Kepala produsen obat Inggris AstraZeneca mengatakan pada Kamis (26/11) bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan pada vaksin Covid-19 setelah muncul pertanyaan tentang perlindungan yang ditawarkannya. 

Pada Senin, AstraZeneca dan mitranya, Universitas Oxford, mengumumkan bahwa mereka sedang mencari persetujuan peraturan untuk vaksin tersebut setelah menunjukkan efektivitas rata-rata 70 persen.

Angka itu melonjak menjadi 90 persen ketika setengah dosis awal kemudian dosis penuh diberikan, serupa dengan vaksin saingan yang dikembangkan oleh Pfizer / BioNTech dan Moderna.

Kepala Grup Vaksin Oxford, Andrew Pollard, mengatakan minggu ini bahwa bukti lebih lanjut akan tersedia bulan depan. 

"Sekarang kami telah menemukan apa yang tampak seperti kemanjuran yang lebih baik, kami harus memvalidasi ini, jadi kami perlu melakukan studi tambahan," ujar kepala eksekutif AstraZeneca Pascal Soriot dikutip Bloomberg.

Ada harapan besar untuk vaksin AstraZeneca / Oxford, yang diSebut Pollard sebagai vaksin untuk dunia karena bisa lebih murah untuk dibuat, dan lebih mudah disimpan dan didistribusikan.

Vaksin dapat disimpan, diangkut dan ditangani pada kondisi pendingin normal antara dua dan delapan derajat Celcius setidaknya selama enam bulan.

AstraZeneca / Oxford juga berjanji untuk memberikan vaksinnya ke negara berkembang secara nonprofit.

 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0