Tegas! Macron Sebut Pemimpin Lebanon Lakukan Pengkhianatan

Macron mengatakan para pemimpin Lebanon telah gagal memenuhi komitmen
Sarah Fiba - Dunia,Selasa, 29-09-2020 13:50 WIB
Tegas! Macron Sebut Pemimpin Lebanon Lakukan Pengkhianatan
(SEI)

Nusantaratv.com- Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Minggu (27/9) menuduh para pemimpin Lebanon melakukan "pengkhianatan kolektif" setelah pembicaraan untuk menyusun kabinet gagal.

Partai-partai politik berusaha membentuk pemerintahan reformis setelah ledakan mematikan di pelabuhan Beirut bulan lalu. 

Lebanon sudah mengalami krisis ekonomi terburuk dalam beberapa dekade, tetapi ledakan itu memicu kemarahan publik yang baru atas korupsi  yang mendorong pemerintah sebelumnya untuk mundur.

Di bawah rencana Prancis, para pemimpin sektarian Lebanon telah berkomitmen untuk membentuk kabinet menteri independen pada pertengahan September. 

Tapi perdana menteri yang ditunjuk Mustapha Adib mengundurkan diri pada Sabtu setelah kemajuan terhenti.

"Saya malu dengan para pemimpin politik Lebanon," kata Macron pada konferensi pers di Paris dikutip Reuters.

"Para pemimpin tidak ingin, dengan jelas dan tegas, untuk menghormati komitmen yang dibuat untuk Prancis dan komunitas internasional," kata nya.

 "Mereka memutuskan untuk mengkhianati komitmen ini."

Macron mengatakan para pemimpin Lebanon telah gagal memenuhi komitmen karena mereka telah memprioritaskan kepentingan mereka sendiri dengan mengorbankan seluruh negara.

"Oleh karena itu, saya telah memutuskan untuk mencatat pengkhianatan kolektif ini dan penolakan pejabat Lebanon untuk terlibat dengan itikad baik."

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0