Pemimpin Dunia Mengutuk Keras Penikaman Berdarah di Perancis

Salah satu yang pertama mengutuk adalah Turki, 
Sarah Fiba - Dunia,Jumat, 30-10-2020 07:56 WIB
Pemimpin Dunia Mengutuk Keras Penikaman Berdarah di Perancis
(AP)

Nusantaratv.com- Para pemimpin dunia mengutuk keras penikaman fatal pada Kamis (29/10) di kota Nice Prancis yang disebut Prancis sebagai serangan teroris. 

Kecaman datang dari Presiden AS Donald Trump, ketua PBB Antonio Guterres, serta para pemimpin Eropa, Arab dan Israel.

"Hati kami bersama orang-orang Prancis. Amerika berdiri dengan sekutu tertua kami dalam pertarungan ini," cuit Trump.

 "Serangan teroris Islam Radikal ini harus segera dihentikan. Tidak ada negara, Prancis, atau lainnya yang dapat bertahan lama!"tambahnya.

CNA melaporkan, salah satu yang pertama mengutuk adalah Turki,  yang terlibat dalam perselisihan dengan Prancis karena mengizinkan penerbitan kartun Nabi Muhammad yang telah memicu gelombang serangan terhadap orang-orang Prancis.

"Kami mengutuk keras serangan yang dilakukan hari ini di dalam gereja Notre-Dame di Nice," kata pernyataan kementerian luar negeri Turki.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif juga mengutuk serangan itu, menambahkan bahwa perdamaian tidak dapat dicapai dengan provokasi yang buruk.

Qatar menyuarakan kecaman keras dan mengulangi penolakannya terhadap kekerasan dan terorisme, terutama terhadap tempat ibadah dan apa pun motifnya.

Kementerian luar negeri juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Para pemimpin Uni Eropa dengan cepat menyatakan solidaritasnya pada Prancis, dan berjanji untuk menghadapi mereka yang berusaha menghasut dan menyebarkan kebencian.

"Saya mengutuk serangan keji dan brutal yang baru saja terjadi di Nice dan saya bersama Prancis dengan sepenuh hati," cuit Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen.

 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0