Lawan Separatisme, Perancis Periksa Puluhan Masjid

Ada 43 Masjid Telah Ditutup dalam Tiga Tahun Terakhir Sejak Presiden Emmanuel Macron Menjabat.
Adiantoro - Dunia,Kamis, 03-12-2020 15:40 WIB
Lawan Separatisme, Perancis Periksa Puluhan Masjid
Masjid di Perancis. (Anadolu Agency)

Jakarta, Nusantaratv.com - Perancis bakal memeriksa 76 masjid dalam beberapa hari mendatang dalam operasi besar-besaran melawan separatisme yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Menteri Dalam Negeri Gerald Darmanin pada Rabu (2/12/2020) mengatakan negara akan memantau dan mengendalikan 76 masjid, yakni 16 di wilayah Paris dan 60 di seluruh Prancis, dan beberapa dari masjid ini mungkin akan ditutup.

Dari sejumlah masjid tersebut, 18 akan menjadi target 'tindakan segera' atas permintaan Darmanin. Menurut surat kabar Le Figaro, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Kamis (3/12/2020), Darmanin mengirim surat edaran kepada gubernur negara itu tentang pemeriksaan sejumlah masjid.

Menyusul pembunuhan guru Samuel Paty di pinggiran Kota Paris pada Oktober lalu, penggerebekan dan tekanan terhadap perkumpulan dan tempat ibadah Muslim semakin meningkat.

Pada 3 November bahwa 43 masjid telah ditutup dalam tiga tahun terakhir sejak Presiden Emmanuel Macron menjabat - ujar Darmanin. 

Diketahui, populasi Muslim Prancis adalah yang terbesar di Eropa dan Islam adalah agama terbesar kedua yang dianut di negara itu setelah Katolik.

Sebelumnya, komunitas internasional dikejutkan insiden penikaman dua orang di luar bekas kantor majalah mingguan Perancis Charlie Hebdo pada September, pemenggalan kepala Paty pada 16 Oktober dan pembunuhan brutal tiga orang di dalam Basilika Notre Dame Nice pada 29 Oktober.

Serangan tersebut mendorong para pejabat Perancis untuk mencari kambing hitam dan menjadikan Muslim sebagai sasaran.

Pemerintah Macron telah mengeksploitasi serentetan kekerasan untuk meningkatkan sikap anti-Muslimnya yang kontroversial - kata para krtikus.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0