Jill Biden, Ibu Negara yang Tetap Bekerja

Jika kami masuk ke Gedung Putih, aku akan tetap mengajar.
Supriyanto - Dunia,Selasa, 10-11-2020 16:30 WIB
Jill Biden, Ibu Negara yang Tetap Bekerja
Jill Biden, Ibu Negara Amerika Serikat yang baru.

Nusantaratv.com - Masyarakat dunia saat ini masih membicarakan seputar terpilihnya Joe Biden menjadi Presiden AS. Terlebih masyarakat AS, perubahan kepemimpinan ini diharapkan akan banyak membawa perubahan ke arah kemajuan yang lebih baik bagi Amerika Serikat.

Selain membicarakan sosok presiden baru mereka, masyarakat Amerika Serikat juga menyoroti sosok Dr. Jill Biden, isteri dari sang presiden. Meski kini status dirinya menjadi ibu negara, Dr. Jill bertekad akan tetap mempertahankan profesinya sebagai dosen pengajar.

Keputusan Dr. Jill Biden tetap mempertahankan profesinya sebagai pengajar ini menjadi sejarah baru di AS. Jill Biden akan menjadi satu-satunya FLOTUS (First Lady of US) yang tetap bekerja selama menjalani jabatan negaranya.

Selama ini para isteri presiden akan meninggalkan profesi lamanya saat sang suami dilantik menjadi presiden. Namun beda dengan Jill Biden, ia menjadi ibu negara pertama dalam 231 tahun sejarah Amerika Serikat yang tetap bekerja penuh waktu. Jill Biden berjanji tetap menjalankan profesinya sebagai dosen pengajar di kampus.

Baca Juga: Sudah Tak Jadi Presiden, Apa yang Akan Dilakukan Trump?

Jill Biden atau Jill Tracy Jacobs adalah profesor bahasa Inggris yang memiliki gelar S1, dua gelar S2, dan gelar S3 dalam bidang pendidikan. Wanita yang pernah menjadi ibu wakil negara selama masa kepemimpinan Obama itu mengajar di Northern Virginia Community College selama delapan tahun belakangan.

Jill Biden saat menghadiri acara komunitas di Sekolah Menengah Hyde Park pada 21 Februari 2020 di Las Vegas, Nevada. Ethan Miller/Getty Images/AFPEthan Miller/Getty Images/AFP Foto: Dok. AFP

Dalam sebuah wawancara, Jill Biden mengatakan, pekerjaannya bukannya berkurang malah bertambah. Wanita 69 tahun itu mengaku akan menjadi tugasnya menjadi ibu negara sekaligus sebagai dosen. Karenanya, Jill dianggap sebagai ibu negara di abad 21 yang ‘sebenarnya’ oleh ahli sejarah.

“Dia akan benar-benar membawa peran ibu negara di abad 21. Orang-orang Amerika secara sejarah menginginkan ibu negara yang selalu ada di samping presiden kapanpun. Mungkin sudah waktunya Amerika lebih menerima bahwa istri presiden bisa menjadi ibu negara dan bekerja secara profesional di saat bersamaan,” kata sejarawan ibu negara Katherine Jellison kepada USA Today.

Dalam berbagai kesempatan, Jill memang sering mengungkap kecintaannya akan dunia mengajar. Ia pun menekankan tidak akan meninggalkan pekerjaan itu meski ada tugas baru.

“Mengajar bukanlah apa yang aku lakukan. Itu adalah siapa diriku. Aku akan memberikan pidato konvensi malam ini dari bekas kelasku,” tulisnya pada bulan Agustus.

Joe Biden dan Jill Biden di debat perdana Pilpres AS 2020.Joe Biden dan Jill Biden di debat perdana Pilpres AS 2020. Foto: Instagram/@drbiden

“Jika kami masuk ke Gedung Putih, aku akan tetap mengajar. Aku ingin orang-orang menghargai guru-guru dan tahu kontribusi mereka dan aku ingin mengangkat profesi tersebut,” ungkapnya.

Selama menemani Joe Biden berkampanye, Jill memang belum lagi mengajar karena ingin fokus mendukung suaminya. Namun wanita tersebut mengaku jika suami keduanya itu selalu mendukung karirnya. “Dia selalu mendukung karierku. Tapi ini adalah waktu yang penting untukku mendukungnya karena aku ingin perubahan,” kata Jill kepada CNN.

Baca Juga: Rusia Tak Akan Beri Selamat ke Biden Sampai Proses Hukum Selesai

Jill Biden sudah punya pengalaman sebagai ibu negara kedua. Ia pun telah mengerti bahwa ibu negara bisa menentukan peran yang diinginkannya sendiri. Untuknya, mengajar adalah hal yang masih diutamakan. “Aku akan tetap bekerja untuk isu-isu yang sama. Pendidikan diutamakan dan keluarga militer. Aku akan berkeliling negara mencoba membuat kampus gratis,” ujarnya tahun lalu kepada Vogue.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0