Harga Vaksin Sputnik V Rusia Tak Sampai Rp 284.000 Untuk Dua Dosis

Rusia ingin meningkatkan distribusi dan produksi vaksin Sputnik V.
Ramses Rianto Manurung - Dunia,Selasa, 24-11-2020 23:25 WIB
Harga Vaksin Sputnik V Rusia Tak Sampai Rp 284.000 Untuk Dua Dosis
Vaksin Sputnik V buatan Rusia/ist

Moskow, Nusantaratv.com-Harga vaksin covid-19 Sputnik V buatan Rusia terbilang murah. Di pasar internasional harga vaksin tersebut harganya tak sampai 20 Dollar Amerika Serikat per orang atau di bawah Rp 284.000 untuk dua dosis.

Menurut akun Twitter resmi Sputnik V, Selasa (24/11/2020) pemberian vaksin Sputnik per orang sebanyak dua kali suntikan. Dengan demikian, per dosis vaksin harganya sekitar 10 Dollar AS.

"Untuk warga Rusia, vaksinasi akan gratis," kata petinggi Sputnik V.

Rusia ingin meningkatkan distribusi dan produksi vaksin Sputnik V.

Kepala RDIF, Kirill Dmitriev yang membiayai pengembangan vaksin Sputnik V, mengatakan, Rusia dan mitra asingnya memiliki kapasitas untuk membuat lebih dari satu miliar dosis mulai tahun depan. Cukup untuk memvaksinasi lebih dari 500 juta orang.

Harga vaksin Sputnik V jauh lebih murah dari vaksin Pfizer-BioNTech US$ 18 per dosis. Tetapi, lebih mahal dibanding vaksin AstraZeneca yang akan dijual di Eropa dengan harga hanya 3 Dollar AS per dosis.

Dmitriev menyatakan Rusia sengaja menurunkan harga vaksin Sputnik V agar tersedia bagi sebanyak mungkin orang di seluruh dunia.

Baca juga: Maskapai Ini Wajibkan Penumpang Divaksin Sebelum Terbang

"Sputnik V akan dua kali atau lebih lebih murah dari vaksin mRNA dengan tingkat kemanjuran yang sama," sebut RDIF.  

Terkait perkembangan vaksin tersebut, dilaporkan saat ini vaksin Sputnik V sedang menjalani uji klinis fase tiga.

RDIF dan Pusat Nasional Gamaleya, pengembang Sputnik V, mengatakan, data 18.794 pasien yang mendapat dua suntikan telah menunjukkan Sputnik V efektif 91,4% pada hari ke-28 dan lebih dari 95% efektif pada hari ke-42.

Rusia dikritik bahkan dituduh oleh ilmuwan di Barat telah mengambil jalan pintas dalam upaya untuk mempercepat vaksin virus .ovid-19

Rusia membantah dan menyerang balik dengan menuduh kampanye kotor Barat 
untuk menunda orang-orang menggunakan vaksin mereka. Diyakini telah menjadi pertempuran untuk legitimasi dan pangsa pasar.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0