Direktur FBI: Cina Adalah 'Ancaman Terbesar' Bagi AS

Direktur FBI menguraikan gambaran yang jelas tentang campur tangan Cina.
Sarah Fiba - Dunia,Rabu, 08-07-2020 13:44 WIB
Direktur FBI: Cina Adalah 'Ancaman Terbesar' Bagi AS
(RT)

Nusantaratv.com- Direktur FBI mengatakan bahwa tindakan spionase dan pencurian oleh pemerintah Cina menimbulkan "ancaman jangka panjang terbesar" bagi masa depan AS.

Berbicara kepada Institut Hudson di Washington, Christopher Wray menggambarkan kampanye gangguan multi-cabang.

Dia mengatakan Cina telah mulai menargetkan warga negara Cina yang tinggal di luar negeri, memaksa mereka kembali, dan bekerja untuk mengkompromikan penelitian virus corona AS.

Baca Juga : Soal Pilpres AS, FBI Sebut Cina Punya Peran

"Taruhannya tidak bisa lebih tinggi," kata Wray dikutip BBC. 

"Cina terlibat dalam upaya seluruh negara untuk menjadi satu-satunya negara adikuasa di dunia dengan segala cara yang diperlukan," tambahnya.

Dalam pidatonya yang berlangsung hampir satu jam pada hari Selasa, Direktur FBI menguraikan gambaran yang jelas tentang campur tangan Tiongkok, kampanye spionase ekonomi yang berjangkauan luas, pencurian data dan moneter serta kegiatan politik ilegal, menggunakan suap dan pemerasan untuk mempengaruhi kebijakan AS.

"Kami sekarang telah mencapai titik di mana FBI sekarang membuka kasus kontra-intelijen baru terkait China setiap 10 jam," kata Wray.

 "Dari hampir 5.000 kasus kontra intelijen aktif yang saat ini sedang berlangsung di seluruh negeri, hampir setengahnya terkait dengan Cina."

Direktur FBI mengatakan bahwa Presiden Cina Xi Jinping telah mempelopori program yang disebut "Fox Hunt", yang ditujukan untuk warga negara China yang tinggal di luar negeri yang dipandang sebagai ancaman bagi pemerintah Cina.

"Kita sedang berbicara tentang rival politik, pembangkang, dan kritikus yang berusaha mengungkap pelanggaran HAM China yang luas," katanya. 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0