Badan Intelijen AS : Iran - Rusia Berusaha Gagalkan Pemilu 2020

Ratcliffe mengatakan bahwa pejabat pemerintah telah melihat Iran mengirim email palsu
Sarah Fiba - Dunia,Kamis, 22-10-2020 13:37 WIB
Badan Intelijen AS : Iran - Rusia Berusaha Gagalkan Pemilu 2020
(FP)

Nusantaratv.com- Direktur Intelijen Nasional AS John Ratcliffe mengatakan pada Rabu (21/10) bahwa Rusia dan Iran sama-sama berusaha mengganggu pemilihan presiden AS 2020.

Ratcliffe membuat pengumuman tersebut pada konferensi pers yang diatur dengan tergesa-gesa yang juga dihadiri Direktur FBI Chris Wray.

Reuters melaporkan, pengumuman dua minggu sebelum pemilu menunjukkan tingkat kewaspadaan di antara para pejabat tinggi AS.

Ada kewaspadaan bahwa aktor asing berusaha untuk merusak kepercayaan orang Amerika dalam integritas pemungutan suara dan menyebarkan informasi yang salah dalam upaya untuk mempengaruhi hasilnya.

"Kami telah mengkonfirmasi bahwa beberapa informasi pendaftaran pemilih telah diperoleh oleh Iran, dan secara terpisah, oleh Rusia," kata Ratcliffe dalam konferensi pers.

Sebagian besar pendaftaran pemilih itu bersifat publik. 

Tetapi Ratcliffe mengatakan bahwa pejabat pemerintah telah melihat Iran mengirim email palsu yang dirancang untuk mengintimidasi pemilih, menghasut kerusuhan sosial, dan merusak presiden Trump.

Badan intelijen AS sebelumnya memperingatkan bahwa Iran mungkin ikut campur untuk menyakiti Trump dan bahwa Rusia berusaha membantunya dalam pemilihan.

 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
1