Afrika Selatan Luncurkan Aplikasi Seluler untuk Lawan COVID-19

Hingga Rabu, Afrika Selatan telah mencatat lebih dari 630.000 kasus COVID-19
Sarah Fiba - Dunia,Kamis, 03-09-2020 14:59 WIB
Afrika Selatan Luncurkan Aplikasi Seluler untuk Lawan COVID-19
(AFP)

Nusantaratv.com- Afrika Selatan telah meluncurkan aplikasi seluler baru untuk melawan pandemi COVID-19 dan mencegah kemungkinan gelombang kedua virus, Departemen Kesehatan mengatakan Rabu (2/9/20).

"Teknologi adalah kunci untuk memperlambat penyebaran COVID-19 dan mempercepat kita kembali ke kehidupan sehari-hari," kata departemen itu seperti dikutip oleh situs web COVID Alert SA, menambahkan bahwa pelacakan kontak adalah salah satu aspek paling penting dalam memerangi COVID-19.

Peringatan COVID Afrika Selatan adalah aplikasi seluler mutakhir yang menggunakan sistem Pemberitahuan Eksposur yang dibuat oleh Apple dan Google sejalan dengan praktik terbaik global.

 Ini menggunakan teknologi Bluetooth untuk memberi tahu pengguna jika mereka telah melakukan kontak dengan virus corona, termasuk orang asing di toko ritel, di transportasi umum atau di tempat umum mana pun.

"Ini memberi setiap orang kesempatan untuk memahami keterpaparan mereka terhadap virus, sehingga kami dapat melindungi setiap anggota komunitas, terutama mereka yang paling berisiko," kata situs web tersebut.

"Ini adalah alat penting untuk memerangi pandemi, karena dapat membantu memperlambat penyebaran virus dan menyelamatkan nyawa," katanya.

Presiden Cyril Ramaphosa juga menyambut baik peluncuran aplikasi tersebut, dengan mengatakan itu adalah tonggak penting dalam perjuangan negara kita melawan virus corona, dan akan memainkan peran penting dalam mencegah gelombang kedua infeksi."

“Semakin banyak orang Afrika Selatan mengunduh aplikasinya, semakin efektif aplikasi itu dalam menghentikan gelombang kedua infeksi COVID-19,” kata presiden.

"Tapi meski kami menggunakan aplikasi, kami tetap harus memakai masker kain, mencuci atau membersihkan tangan kami secara teratur, menjaga jarak sosial dan melakukan semua tindakan pencegahan lainnya agar tetap aman," tambahnya.

Hingga Rabu, Afrika Selatan telah mencatat lebih dari 630.000 kasus COVID-19, dengan 14.389 kematian, menurut departemen tersebut. -Xinhua

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0