Dugaan Korupsi PT Asabri, Kejagung Periksa 6 Saksi

Kejagung telah menetapkan sembilan tersangka

Gedung Asabri/ist

Jakarta, Nusantara TV-Proses pemeriksaan terhadap para saksi terkait kasus dugaan korupsi PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI) masih terus bergulir. 

Hari ini, Senin (12/4/2021) Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa enam orang untuk diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi, terkait kasus dugaan korupsi PT Asabri.

"Memeriksa enam orang saksi yang terkait dengan Perkara Dugaan tindak pidana korupsi pada PT. ASABRI," kata Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer Simajuntak dikutip dari Okezone.

Keenam saksi tersebut adalah, YN selaku Dirketur PT. Hanson Coal Energy, RS selaku Direktur PT. Oso Management Investasi, C selaku Nominee Tersangka BTS, GJ selaku Direktur PT. Bintang Baja Hitam, YG selaku Karyawan PT. Asabri dan BS selaku Staf Administrasi PT. Asabri.

Baca juga: Dugaan Korupsi Asabri, Kejagung Sita Mal, Hotel dan Tanah Milik Benny Tjockrosaputro

"Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada PT. Asabri," ujar Leonard.

Diketahui, sejauh ini Jampidsus Kejagung telah menetapkan sembilan tersangka dalam penyidikan kasus dugaan korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT Asabri.

Mereka adalah Dirut PT Asabri periode tahun 2011-Maret 2016 Mayjen TNI (Purn) Adam Rachmat Damiri, Dirut PT Asabri periode Maret 2016-Juli 2020; Letjen TNI (Purn) Sonny Widjaja, Direktur Keuangan PT Asabri periode Oktober 2008-Juni 2014; Bachtiar Effendi, Direktur PT Asabri periode 2013-2014 dan 2015-2019; Hari Setiono, Kepala Divisi Investasi PT Asabri Juli 2012-Januari 2017 Ilham W Siregar, Dirut PT Prima Jaringan Lukman Purnomosidi dan Direktur PT Jakarta Emiten Investor Relation Jimmy Sutopo.

Kemudian, Dirut PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro dan Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat. Baik Benny maupun Heru merupakan tersangka dalam kasus korupsi di PT Asuransi Jiwasraya. Kasus ini merugikan keuangan negara sebesar Rp23,73 triliun.

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK