Dipakai Juga di RI, Vaksin Covid-19 Moderna Sudah Kantongi Izin dari WHO

Moderna menargetkan akan memproduksi 3 miliar vaksin tahun depan

Vaksin covid-19 Moderna/ist

Jakarta, Nusantara TV-Jumlah vaksin yang dapat digunakan untuk vaksinasi covid-19 kembali bertambah. Terbaru, vaksin covid-19 Moderna telah mengantongi izin penggunaan dari organisasi keesehatan dunia (WHO). 

WHO resmi memberikan izin penggunaan darurat vaksin  Moderna dalam daftar EUL. Persetujuan ini diberikan pada Jumat (30/4/2021).

"Tujuannya adalah untuk membuat obat-obatan, vaksin, dan diagnosa tersedia secepat mungkin demi mengatasi keadaan darurat," kata WHO dikutip dari detik, Minggu (2/4/2021).

Menurut asisten Direktur Jenderal WHO Mariangela Simao, penambahan daftar vaksin Corona EUL bisa segera mengatasi keterbatasan pasokan vaksin di sejumlah negara. Termasuk bagi India, akan didistribusikan dalam program COVAX.

Diketahui pasca terjadinya lonjakan kasus positif covid-19 di negaranya, India kini tengah membatasi ekspor vaksin. Sementara, Moderna, optimis akan meningkatkan kapasitas produksi mencapai 3 miliar dosis di 2022 mendatang.

Baca juga: Tahun Depan, Moderna Targetkan Produksi 3 Miliar Dosis Vaksin Covid-19

Kelompok Penasihat Strategis Ahli Imunisasi (SAGE) WHO pada bulan Januari telah merekomendasikan vaksin Corona Moderna untuk semua kelompok usia 18 tahun ke atas.

Keberadaan vaksin Moderna menambah jumlah vaksin yang dapat digunakan untuk menghadapi pandemi covid-19. Sebelumnya, WHO sudah menyetujui vaksin Corona Pfizer, yang sama-sama berteknogi mRNA di akhir tahun 2020. Disusul dua vaksin AstraZeneca, dari AstraZeneca-SK Bio, dan Serum Institute of India.

Kemudian ada  vaksin Corona Johnson & Johnson dengan dosis tunggal juga disetujui WHO. Serta vaksin Corona yang dikembangkan China seperti Sinopharm dan Sinovac yang masih dipertimbangkan oleh WHO.

Moderna menjadi salah satu vaksin Corona yang dipakai untuk program vaksin gotong royong, tetapi sejauh ini vaksin covid-19 yang baru tersedia untuk program tersebut adalah vaksin Sinopharm dengan efikasi 78 persen.

Sementara vaksin Moderna memiliki efikasi vaksin yang jauh lebih tinggi, yaitu di atas 90 persen.

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK