Diduga Korupsi Pengadaan Lahan Olahraga, Kepala Desa Muara Saling Ditangkap Polisi

Para pelaku mengaku bingung ditangkap atas tuduhan dugaan korupsi karena mereka merasa sudah mengerjakan proyek tersebut sesuai ketentuan

Ilustrasi upaya penegakkan hukum terhadap tindak pidana korupsi/ist

Kabupaten Empat Lawang, Nusantara TV-Kepala Desa (Kades) Muara Saling, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan dan tiga orang lainnya ditangkap Polda Sumsel. Mereka ditangkap karena diduga melakukan tindak pidana korupsi  pengadaan fasilitas lapangan olahraga di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan (Sumsel).

Direktur Kriminal Khusus Polda Sumsel, Kombes Anton Setiyawan, mengatakan kasus dugaan kasus korupsi pengadaan fasilitas lapangan olahraga di tiga desa di Kabupaten Empat Lawang yang bersumber dari DIPA Kementerian Pemuda dan Olahraga RI tahun anggaran 2015 tersebut menyebabkan kerugian negara Rp 1,6 miliar lebih.

"Dalam kasus ini penyidik tipikor telah menetapkan empat tersangka yakni Paradis Tanaka (39) dari pihak swasta, Bastari (51) pihak swasta, Sayidi alias Sayid (53) pihak swasta, dan Arief Budiman (53) pekerjaan kepala desa Desa Muara Saling," kata Kombes Anton dikutip dari detik, Rabu (2/6/2021).

Keempat tersangka ini diduga melakukan pengurangan volume pekerjaan, menggunakan perusahaan fiktif, pekerjaan proyek tidak sesuai dengan prosedur RAB dalam kegiatan fasilitas lapangan olahraga di tiga desa yang ada di Kabupaten Empat Lawang yakni Desa Tapa Baru, Desa Talang Padang dan Desa Muara Saling dengan total kerugian negara sebesar Rp 279.868.933,05.

Baca juga: Rekannya Jadi Terjerat Kasus Dugaan Korupsi, 20 Pejabat Dinkes Banten Ajukan Pengunduran Diri 

Sementara itu, tersangka Paradis Tanaka dan tiga rekannya mengaku mendapatkan proyek pengadaan fasilitas lapangan olahraga di tiga desa di Kabupaten Empat Lawang.

"Ada tiga titik proyek kami kerjakan di tiga desa Kabupaten Empat Lawang. Kalau menurut kami proyek yang kami kerjakan sudah sesuai karena dananya kecil satu proyek hanya Rp 190 juta itu pada tahun 2015 kami juga tidak tahu di mana kesalahan kami," tukasnya.

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK