Di Desa Ini Anak Perempuan Remaja Banyak yang Berubah Jadi Laki-laki

Keunikan desa Salinas ini sangat aneh dan tidak terjadi ditempat lain. Dimana anak-anak perempuan di desa ini banyak yang ‘berubah’ menjadi laki-laki saat usianya...

Johnny saat berusia dewasa./The Telegraph

Nusantaratv.com - Kalau di desa Jonggrangan, Jawa Tengah, disebut desa unik karena banyak penduduknya yang lahir kembar, beda dengan di desa Salinas, sebuah desa terpencil di Pulau Carribean, Republik Dominika.

Keunikan desa Salinas ini sangat aneh dan tidak terjadi ditempat lain. Dimana anak perempuan di desa ini banyak yang ‘berubah’ menjadi laki-laki saat usianya menginjak 12 tahun atau saat puber tiba.

Penduduk setempat menganggap kejadian perubahan kelamin itu sebagai hal yang biasa, karena sudah sering terjadi. Anak-anak perempuan yang mengalami perubahan kelamin mendapat sebutan sebagai ‘Guevedoces’ yang artinya “penis di usia 12 tahun”.

Baca Juga: Wakilkan Indonesia, Gebby Vesta Ikuti Kontes Transgender Miss International Queen 2020 di Thailand

Dalam dunia medis perubahan ini disebut dengan pseudohermaphroditism. Yakni kondisi dimana tubuh memproduksi sel telur dan juga sperma. Secara biologis saat anak dilahirkan akan tampak seperti perempuan, namun memasuki usia pubertas, alat kelamin mereka akan tumbuh seperti laki-laki, dan diikuti dengan perubahan tubuh menjadi seperti laki-laki pada umumnya.

Tak heran banyak anak perempuan di Salinas mengubah nama mereka saat menginjak usia remaja. Dalam sebuah film dokumenter buatan BBC perihal guevedoces, seorang pria dewasa bernama Johnny mengaku saat kecil memiliki nama Felicitia, karena ia terlahir sebagai perempuan. 

Johnny (kiri) saat masih berusia anak-anak./The Telegraph

Diakuinya bahwa ia dibesarkan sebagaimana layaknya anak perempuan, termasuk mengenakan rok. Semua kehidupannya berubah saat Felicitia berumur 12 tahun. Bisa dibilang Johnny lahir di umur 12 tahun.

Pseudohermaphroditism terjadi akibat penyimpangan genetika yang terbilang langka. Uniknya hal ini terjadi secara turun-temurun pada warga Salinas.

Baca Juga: Joe Biden Izinkan Transgender Daftar Tentara AS?

Bayi laki-laki lahir dengan alat kelamin seperti perempuan akibat kehilangan enzim dihidro testoteron saat dalam kandungan. Namun pada saat pubertas, terjadi produksi hormon testoteron besar-besaran yang memicu pertumbuhan organ kelamin mereka dengan semestinya.

Ada sekitar 90 anak di Republik Dominika yang mengalami perubahan fisik saat menginjak remaja seperti yang dialami oleh Johnny. Hmm, unik ya?

Sumber: petnyaku.com

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK