Sempat Sertijab Dipimpin Kapolri, Eks Kapolda Bengkulu Positif Corona :: Nusantaratv.com

Sempat Sertijab Dipimpin Kapolri, Eks Kapolda Bengkulu Positif Corona

Sebelum dinyatakan positif, Supratman sempat sertijab di Jakarta
Sempat Sertijab Dipimpin Kapolri, Eks Kapolda Bengkulu Positif Corona
Sertijab Irjen Supratman dan pejabat Polri lainnya.

Bengkulu, Nusantaratv.com - Mantan Kapolda Bengkulu Irjen Supratman tertular virus corona. Ia termasuk 23 orang di Bengkulu yang dinyatakan positif oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bengkulu.

Baca juga: Positif Corona, Kakek Tetap Pimpin Sholat Tarawih 

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengajak masyarakat untuk mendoakan Supratman agar cepat sembuh. 

"Kita doakan saja mshoudah-mudahan beliau segera sehat. Sekali lagi ini bukanlah sebuah aib, bukan juga sebuah kesalahan tapi memang wabah ini bisa menyerang siapa saja," ujar Rohidin, Senin (11/4/2020).

Supratman sendiri kini dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Sespim Lemdiklat Polri berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/1377/V/KEP./2020 tertanggal 1 Mei 2020.

Ia digantikan Brigjen Teguh Sarwono yang sebelumnya menjabat Wakapolda Maluku. Keduanya telah melakukan serah terima jabatan di Aula Rupatama Mabes Polri, yang dipimpin Kapolri Jenderal Idham Azis, Jumat (8/1/2020).

Sehari setelah itu, Supratman dinyatakan positif corona berdasarkan hasil tes swab. 

Ia diduga terpapar virus saat masih bertugas di Bengkulu. Rohidin memastikan Supratman dalam keadaan sehat.

"Beliau juga telepon saya mengatakan jika dia tidak memiliki gejala apapun. Beliau disiplin melakukan isolasi dan penanganan dengan baik," jelas Rohidin. 

Supratman yang merupakan kasus nomor 36, memiliki riwayat kontak dengan kasus nomor 12 yang merupakan perwira polisi di Polda Bengkulu. Selain Supratman, ada empat perwira polisi lainnya di Bengkulu yang dinyatakan positif.

Pemprov Bengkulu sudah melakukan penelusuran orang-orang yang kontak dengan Supratman dan yang menularinya. Selanjutnya mereka akan menjalani rapid test.

"Kita sudah mulai tracing klaster aparat keamanan ini. Kita akan telusuri siapa saja yang pernah kontak dengan empat aparat yang dinyatakan positif tersebut. Ketika data sudah didapat, semuanya akan kita lakukan rapid test dan akan dikarantina," tandas Rohidin.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0