Sebanyak 34 Karyawan Pabrik Rokok Sampoerna Positif Corona :: Nusantaratv.com

Sebanyak 34 Karyawan Pabrik Rokok Sampoerna Positif Corona

Total 506 pegawai yang menjalani rapid test dan diisolasi
Sebanyak 34 Karyawan Pabrik Rokok Sampoerna Positif Corona
Aktivitas di pabrik rokok Sampoerna. (AFP)

Surabaya, Nusantaratv.com - Sebanyak 34 pegawai pabrik rokok Sampoerna dinyatakan tertular virus corona. Hasil ini diketahui setelah tes swab dilakukan terhadap 48 karyawan, yang sebelumnya positif covid-19 berdasarkan rapid test atau tes cepat. 

Baca juga: Siapa yang Pertama Kali Tularkan Corona ke Area Pabrik Rokok Sampoerna? 

"Ini ada lebih sekitar 123 rapid positif. Dari rapid positif (123) Sampoerna melakukan swab bertahap. 48 Karyawan yang di-swab
pada Jumat (1/5/2020) 30 di antaranya positif dan 18 negatif," ujar Koordinator Protokol Kesehatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Febria Rachmanita, Sabtu (2/5/2020).

Jumlah 123 orang tersebut, berasal dari 506 karyawan yang sebelumnya menjalani rapid test dan diisolasi. 

"Kita jemput bola dan kita yang memanggil PT HM Sampoerna terkait adanya beberapa orang pasien yang dirawat. Setelah itu kami meminta Sampoerna langsung melakukan rapid dan isolasi di dalam pabrik Sampoerna ada kurang lebih 506," kata dia. 

Selain itu, puskesmas setempat juga melakukan penelusuran di tempat tinggal karyawan pasien corona yang meninggal. Hasilnya, ditemukan adanya kontak erat dengan orang lain dan orang yang sakit setelah kontak. Karena itu, pihaknya langsung mencari orang tanpa gejala (OTG) dan orang dalam pemantauan (ODP). 

Pemerintah Kota Surabaya meminta PT HM Sampoerna melakukan isolasi kepada pegawainya di hotel kawasan Surabaya Timur agar tidak tertular. Ketika isolasi, puskesmas terus melakukan tracing dan pemantauan selama 14 hari.

"Tanggal 29 April jam 13.00 WIB (Sampoerna) sudah melakukan isolasi karyawan di salah satu hotel wilayah Surabaya Timur. Anggota saya mantau di sana sampai masuk sejumlah 98 karyawan, bukan 32 seperti data yang awal kami terima," papar Sekertaris Gugus Tugas Corona Pemkot Surabaya, Eddy Christijanto.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pun meminta pabrik di Jalan Rungkut itu tutup selama dua minggu.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0