Heboh Prostitusi Online Mahasiswi di Batu Terbongkar, Segini Tarifnya

Praktek prostitusi online yang melibatkan mahasiswi dan remaja putri di Kota Batu, Malang akhirnya terbongkar.
Heboh Prostitusi Online Mahasiswi di Batu Terbongkar, Segini Tarifnya
Polisi mengungkap praktek prostitusi online di Kota Batu. (Foto: Okezone)

Batu, Nusantaratv.com - Praktek prostitusi online yang melibatkan mahasiswi dan remaja putri di Kota Batu, Malang, Jawa Timur,  akhirnya terbongkar.

Dijelaskan Kasatreskrim Polres Batu AKP Hendro Triwahyono, pengungkapan kasus ini diawali dengan penyelidikan yang dilakukan kepolisian usai mencium adanya praktek prostitusi.

"Kami mencium adanya praktek prostitusi di Kota Batu, lalu kami lakukan penyelidikan dan mendapatkan titik terang dari informasi masyarakat," ungkap Hendro di Mapolres Batu, Kamis (7/11/2019) seperti dikutip Okezone.

Kemudian pihaknya melakukan penggerebekan di sebuah hotel di Kota Batu dan mendapati dua pasang perempuan dan laki-laki tengah berbuat asusila.

"Kita amankan dua pasang yang melakukan perbuatan cabul. Lalu kita kembangkan dari pengakuan saksi, kita amankan perempuan berinisial R sebagai muncikari pada Jumat 1 November dan kami tetapkan sebagai tersangka," jelasnya.

Dalam menjalankan bisnis haram itu, muncikari berinisial R (18) mengaku menawarkan sejumlah perempuan ke laki-laki hidung belang melalui aplikasi WhatsApp.

"Sudah dua bulan beroperasi dengan melakukan lima kali transaksi," ucap R kepada media.

Dia juga mengaku punya empat pekerja seks dengan umur bervariasi, mulai dari 18, 19, 20 dan 36 tahun.

"Satu orang mahasiswi kuliah di Malang, satu mahasiswi kuliah di Surabaya, dan dua orang selesai SMA," lanjut R.

Sekali bertransaksi, R mematok tarif Rp1,7 juta. Dan dari nominal tersebut R mendapatkan Rp700 ribu, sedang rekannya mendapat Rp1 juta.

Dari kasus ini, kepolisian berhasil menyita uang Rp3,4 juta dari total transaksi, kondom bekas pakai, tisu, selimut hotel, handuk, HP yang digunakan untuk bertransaksi.

"Kita jerat R ini dengan pasal 296 KUHP juncto Pasal 506 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara," ujarnya.(Cal)

 

 



Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
1