Cara Memasak dan Menyimpan Ketupat Agar Awet

Hampir setiap rumah tangga akan menyediakan ketupat dan berbagai olahan masakan pendampingnya di saat Hari Raya Idul Fitri tiba.

ketupat

Nusantaratv.com - Ketupat menjadi salah satu makanan yang diburu saat lebaran tiba. Disantap bersama opor ayam dan sambal goreng ati serta kerupuk udang, ketupat terasa nikmat. Hampir setiap rumah tangga akan menyediakan ketupat dan berbagai olahan masakan pendampingnya di saat Hari Raya Idul Fitri tiba.

Namun kalau kita kurang memahami cara memasak dan menyimpan, ketupat akan cepat berlendir atau basi di keesokan harinya. Agar ketupat bisa bertahan lama, ada beberapa cara dan trik dalam memasak dan menyimpan ketupat setelah matang.

Dari seorang penjaja ketupat yang sering mendapat order membuat ketupat menjelang lebaran, memberitahukan rahasia bagaimana cara memasak dan menyimpan ketupat agar tetap awet untuk beberapa hari. 

Menurut pedagang tersebut, kunci pertama agar ketupat lebih awet pada pemilihan bahan pembungkusnya, atau janurnya. 

“Pilih janur yang masih muda. Biasanya warnanya kuning kehijauan,” tuturnya.

Rahasia lainnya adalah menambahkan air kapur sirih pada beras yang telah dicuci. Ia menjelaskan, air kapur sirih berfungsi untuk membuat ketupat lebih awet dan juga membuatnya terasa lebih kenyal.

Saat proses memasak, tambahkan air panas ketika air rebusan ketupat mulai berkurang. Dengan menambah air panas, ketupat setelah jadi tidak terkesan kotor.

Baca Juga: Filosofi Ketupat, Hidangan Primadona di Hari Lebaran

Adapun cara menyimpan ketupat yang telah matang agar awet, menurut sarannya 

Setelah matang, Anda disarankan untuk menggantung ketupat tersebut. Menggantung ketupat dapat membuat air sisa rebusan menetes dan menjaga ketupat tetap kering.

“Ketupatnya digantung saja dan dipotong hanya kalau mau disajikan. Ini biar enggak lembap atau cepat basi,” tukasnya.

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK