BUMN dengan Pendapatan di Bawah Rp50 Miliar Bakal Diswastakan

Erick sendiri telah  telah melakukan perampingan BUMN

Menteri BUMN Erick Thohir/ist

Jakarta, Nusantaratv.com-Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan revenue atau pendapatan di bawah Rp50 miliar akan diprivatisasi ke pihak swasta.

Gagasan tersebut dilontarkan Menteri BUMN Erick Thohir. 

Guna merealisasi gagasan tersebut pemerintah akan duduk bersama dengan lembaga legislatif dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Kami di BUMN sedang memikirkan ini, memang harus dibacarakan dengan DPR dan BPK bahwa BUMN yang revenue-nya di bawah Rp50 miliar diswastakan sajalah," ujar Erick dikutip dari Okezone, Jumat (5/3/2021).

Privatisasi BUMN yang merugi diperlukan dasar hukumnya. Erick menyebut, langkah itu perlu dilakukan agar perseroan tidak terlibat dalam proyek dengan nilai investasi yang kecil.

Baca juga: Erick Thohir Pangkas BUMN Dari 142 Jadi 41

"Tapi tinggal secara segi hukumnya ini penting payung hukumnya jangan sampai nanti dengan kita privatisasi atau swastanisasi daripada BUMN kecil, toh BUMN ngapain main yang kecil-kecil, mendingan main yang gede-gede yang puluhan triliun yang kita bisa juga menjadi garda terdepan bersaing dengan asing," katanya.

Erick sendiri telah  telah melakukan perampingan BUMN. Itu dilakukan lantaran sebagian perseroan yang dinilai tidak menguntungkan bagi negara.

Dari sebelumnya ada 142 BUMN kini telah dirampingkan menjadi 41 perusahaan saja. Sementara jumlah klaster yang tadinya 27 dikurangi menjadi 12 klaster. Dalam catatannya, BUMN bukan hanya sebagai entitas yang tujuannya semata-mata komersial, namun juga sebagai pelayanan publik (public service obligation).

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK