Presiden Jokowi: Tugas Besar BKPM Menarik Investasi Langsung

Perbaikan Iklim Investasi untuk Tarik FDI
Presiden Jokowi:  Tugas Besar BKPM Menarik Investasi Langsung
Presiden Joko Widodo/ Setneg

Jakarta, Nusantaratv.com - Selain lewat pengembangan destinasi wisata baru, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan cara kedua untuk meningkatkan devisa adalah melalui Foreign Direct Investment (FDI). Hal ini menjadi tugas dari Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

"Tentu saja tugas besar dari BKPM adalah menarik investasi langsung atau FDI, yang ini juga bukan sesuatu yang gampang karena semua negara sekarang ini berbondong-bondong ingin menarik FDI masuk ke negara mereka masing-masing," kata Presiden Jokowi di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Untuk menarik FDI, pemerintah juga terus berupaya memperbaiki iklim investasi di Indonesia. Presiden menjelaskan bahwa masalah terbesar di Indonesia terletak pada banyaknya regulasi atau undang-undang yang dimiliki.

Baca Juga: Presiden Jokowi: Pemerintah Fokus 5 Destinasi Wisata Baru

"Bukan sesuatu yang gampang kita selesaikan karena menyangkut banyak sekali undang-undang, tidak hanya di pusat tetapi juga di provinsi, kabupaten, dan kota. Inilah yang ingin kita kerjakan dalam bulan-bulan ke depan ini," kata Presiden Jokowi.

Pada Desember 2019 nanti, Presiden Jokowi mengatakan, pemerintah akan mengajukan omnibus law untuk perpajakan. Kemudian nanti di awal Januari 2020, pemerintah akan mengajukan omnibus law untuk iklim investasi yaitu Undang-Undang Cipta Lapangan Kerja.

"Ada kurang lebih 74 Undang-Undang yang semuanya kita kumpulkan, kemudian kita ajukan menjadi satu undang-undang kepada Dewan, dan kita harapkan dengan undang-undang yang baru ini nanti kecepatan, tindakan-tindakan kita di lapangan, itu akan kelihatan cepat atau tidaknya. Tetapi sekali lagi, ini masih tergantung kepada persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat kita," ungkap Presiden Jokowi.



Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0