Erick Larang BUMN Beri Souvenir Saat RUPS

Upaya ini demi efisiensi dan peningkatan kinerja
Erick Larang BUMN Beri Souvenir Saat RUPS
RUPS Bank Rakyat Indonesia (BRI). (Net)

Jakarta, Nusantaratv.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengeluarkan larangan perusahaan BUMN memberikan souvenir atau sejenisnya pada rapat umum pemegang saham (RUPS) pada persero dan rapat pembahasan bersama pada perum.

Baca juga: Para Pengusaha Ini Bersyukur Dirut Garuda Dipecat 

"Dalam rangka efisiensi dan penerapan tata kelola perusahaan yang balk (good corporate governance), setiap penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham pada Persero dan Rapat Pembahasan Bersama pada Perum, dilarang untuk memberikan suvenir atau sejenisnya kepada siapapun," kata Erick melalui Surat Edaran No. SE-8/MBU/12/2019, dikutip Minggu (8/12/2019).

Erick pun menyatakan khusus untuk persero terbuka, dalam rangka memastikan keterpenuhan kuorum penyelenggaraan RUPS, dimungkinkan pemberian suvenir kepada pihak pemegang saham selain Negara dengan memperhatikan kewajaran dan kepentingan perusahaan.

Surat Edaran No. SE-8/MBU/12/2019 tentang Larangan Pemberikan Souvenir atau Sejenisnya ditetapkan Kamis, 5 Desember 2019 oleh Erick.

Berdasarkan keterangan surat edaran tersebut, BUMN sebagai salah satu pelaku bisnis sekaligus merupakan kepanjangan tangan pemerintah, dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat perlu selalu berusaha untuk meningkatkan kinerja perusahaan dan kinerja pelayanan kepada masyarakat.

Salah satu strategi dalam rangka meningkatkan kinerja tersebut yaitu dengan melakukan efisiensi dan penghematan biaya operasional perusahaan.

Di samping itu, BUMN mempunyai peran strategis dalam mewujudkan tujuan bernegara harus dioptimalkan dengan cara menumbuhkan budaya korporasi dan profesionalisme sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).

Termasuk dalam pemberian suvenir atau sejenisnya dalam penyelenggaraan RUPS pada persero atau rapat pembahasan bersama pada perum agar sejalan dengan prinsip efisiensi dan pengelolaan perusahaan yang baik. (Antara)

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0