Presiden Iran Batal Hadiri Pertemuan PBB Jika AS Tak Keluarkan Visa Untuknya

Presiden Iran Hassan Rouhani dapat membatalkan perjalanannya ke New York minggu depan untuk pertemuan tahunan para pemimpin dunia di PBB jika Amerika Serikat gagal mengeluarkan visa untuknya dan Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif dalam beberapa jam ke depan.
Presiden Iran Batal Hadiri Pertemuan PBB Jika AS Tak Keluarkan Visa Untuknya
Presiden Iran, Hassan Rouhani

Teheran, Nusantaratv.com - Presiden Iran Hassan Rouhani dapat membatalkan perjalanannya ke New York minggu depan untuk pertemuan tahunan para pemimpin dunia di PBB jika Amerika Serikat gagal mengeluarkan visa untuknya dan Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif dalam beberapa jam ke depan.  

 Ketegangan lama AS-Iran telah memburuk sejak Presiden AS Donald Trump tahun lalu keluar dari perjanjian internasional 2015 untuk Iran untuk mengekang program nuklirnya dengan imbalan bantuan sanksi. 

Ketegangan telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir setelah serangan terhadap tanker di Teluk dan fasilitas minyak Saudi yang oleh Amerika Serikat dituduh atas Iran. 

 Amerika Serikat memasukkan daftar hitam Zarif pada akhir Juli, menjatuhkan sanksi yang akan memblokir semua properti atau kepentingannya di Amerika Serikat, meskipun menteri luar negeri mengatakan dia tidak memilikinya. 

Baca Juga : Diplomat AS Sambut Baik Wacana Carrie Lam Buka Dialog dengan Warga Hong Kong

Kantor berita Iran,  melaporkan bahwa kunjungan Rouhani dan Zarif ke PBB di New York untuk pertemuan tingkat tinggi Majelis Umum yang beranggotakan 193 orang kemungkinan akan dibatalkan jika visa mereka tidak dikeluarkan dalam beberapa jam ke depan.

Di bawah perjanjian kantor pusat 1947 U.N., Amerika Serikat pada umumnya diminta untuk mengizinkan akses ke PBB untuk diplomat asing. 

Tetapi Washington mengatakan dapat menolak visa karena alasan keamanan, terorisme, dan kebijakan luar negeri. 

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres mengatakan badan dunia itu telah melakukan kontak dengan Amerika Serikat untuk menyelesaikan semua masalah visa yang luar biasa terkait dengan delegasi dan berharap masalah tersebut dapat diselesaikan. 

Pada bulan Juli, Amerika Serikat memberlakukan pembatasan perjalanan yang ketat pada diplomat Iran dan keluarga mereka di New York, hanya mengizinkan pergerakan antara PBB, misi PBB Iran, kediaman duta besar PBB untuk Iran, bandara John F. Kennedy dan area kecil di wilayah Queens.


Sumber :Reuters 
Terjemahan : (NTV/Cal) 

Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0