PM Pakistan Mengaku Dimintai Tolong Trump Untuk Ini

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan mengatakan pada hari Selasa (24/9/19) bahwa Presiden AS Donald Trump telah memintanya untuk membantu meredakan ketegangan dengan Iran.
PM Pakistan  Mengaku Dimintai Tolong Trump Untuk Ini
Perdana Menteri Pakistan Imran Khan (Cbc)

New York, Nusantaratv.com - Perdana Menteri Pakistan Imran Khan,  mengatakan pada hari Selasa (24/9/19) bahwa Presiden AS Donald Trump telah memintanya untuk membantu meredakan ketegangan dengan Iran. 

Sebelumnya, Amerika Serikat menyalahkan Iran atas serangan terhadap fasilitas pemrosesan minyak mentah terbesar di dunia di Arab Saudi pada 14 September dan mengatakan mereka akan memberikan bukti untuk mendukung hal itu. 

Kelompok Houthi yang berpihak Iran-Yaman, yang telah berjuang melawan koalisi militer yang dipimpin Saudi sejak 2015, telah mengklaim bertanggung jawab. Dan Iran membantah terlibat.

Baca Juga : Greta Thunberg Raih Nobel Penghargaan Usai Kritik Para Pemimpin Dunia di Sidang PBB

Khan bertemu dengan Trump di sela-sela pertemuan tahunan para pemimpin dunia di PBB pada hari Senin.

 "Saya segera berbicara dengan Presiden Rouhani kemarin setelah pertemuan dengan Presiden Trump, tetapi saya tidak bisa mengatakan apa pun lebih dari ini kecuali bahwa kami sedang mencoba dan menengahi," kata Khan kepada wartawan di PBB pada hari Selasa.

 Khan mengatakan dia telah berada di Arab Saudi sebelum New York dan berbicara dengan Pangeran Mohammed bin Salman yang juga memintanya untuk berbicara dengan Rouhani.

Hubungan yang sudah tegang antara Iran dan Amerika Serikat telah memburuk selama setahun terakhir sejak Trump menarik diri dari pakta nuklir 2015 antara Iran dan kekuatan dunia, mengatakan itu tidak berjalan cukup jauh, dan menerapkan kembali sanksi terhadap Iran sebagai bagian dari maksimum kebijakan tekanan. 

Sebagai tanggapan, Iran secara bertahap mengurangi komitmennya untuk membatasi aktivitas pengayaan uranium di bawah pakta dan merencanakan pelanggaran lebih lanjut jika pihak-pihak Eropa gagal menepati janji mereka untuk melindungi ekonomi Iran dari sanksi AS.

Dalam pidatonya di AS pada hari Selasa, Trump mengatakan ada jalan menuju perdamaian. 

“Banyak orang ingin membawa kita ke meja. Kami akan melihat apa yang terjadi tetapi sejauh ini kami belum menyetujui pertemuan, "kata Trump. 


Sumber :Reuters 
Terjemahan : (NTV/Cal) 
 

Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0