Kemenag Masih Tunggu Keputusan Saudi Soal Penyelenggaraan Haji Tahun Ini :: Nusantaratv.com

Kemenag Masih Tunggu Keputusan Saudi Soal Penyelenggaraan Haji Tahun Ini

Pemerintah berharap pihak berwenang Saudi akan mengumumkan keputusan akhir sebelum liburan musim panas pada 13 Mei.
Kemenag Masih Tunggu Keputusan Saudi Soal Penyelenggaraan Haji Tahun Ini
(Independent)

Nusantaratv.com- Kementerian Agama masih menunggu Arab Saudi untuk mengumumkan keputusan akhir tentang haji tahun ini yang akan melihat jutaan umat Islam melakukan ibadah di kota suci Mekah, ketika kerajaan Arab merenungkan rencana untuk menunda tradisi tahunan di tengah pandemi virus corona.

Direktur jenderal haji dan umrah kementerian agama, Nizar Ali, mengatakan kantornya telah berkoordinasi dengan konsul haji Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah mengenai haji tahun ini, yang awalnya dijadwalkan akan diadakan dari 28 Juli hingga 2 Agustus.

"Belum ada keputusan dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi tentang apakah haji tahun ini akan berlangsung," kata Nizar, Rabu dikutip CNA.

Dia menambahkan bahwa pemerintah berharap pihak berwenang Saudi akan mengumumkan keputusan akhir sebelum liburan musim panas pada 13 Mei.

"Jika keputusan itu dibuat setelah liburan musim panas, itu akan membuat kita tidak punya cukup waktu untuk mempersiapkan perjalanan haji."

Nizar menegaskan bahwa persiapan untuk haji terus berlanjut, dengan pejabat kementerian memegang manasik (latihan haji) secara virtual melalui video yang disebarluaskan melalui akun media sosial resmi kementerian.

Outlet media dan kantor berita melaporkan pada bulan April bahwa Arab Saudi telah meminta Muslim untuk "menunda" rencana untuk melakukan ziarah wajib tahun ini karena kerajaan bergulat dengan wabah Covid-19. Ini telah menangguhkan umrah sejak Maret.

Menurut data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins, 33.731 dikonfirmasi Covid-19 kasus telah dicatat di Arab Saudi dengan 219 kematian pada hari Jumat.

Pemerintah Saudi telah meningkatkan pengujian setelah meredakan jam malam 24 jam, kecuali di tempat-tempat panas termasuk kota suci Islam Mekah.

Sambil menunggu keputusan dari Arab Saudi, pemerintah telah meminta jamaah haji Indonesia untuk membayar biaya perjalanan haji secara penuh, yang berkisar dari Rp31,4 juta (US $ 2.102) hingga Rp72,3 juta per jemaah.

 Kementerian telah mencatat bahwa hampir 180.000 dari sekitar 210.000 calon jemaah telah membayar untuk perjalanan yang dijadwalkan.

Gelombang pertama jemaah haji Indonesia dijadwalkan berangkat pada 26 Juni.
 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0