Urutan Kepangkatan Dalam Kepolisian Republik Indonesia

Nusantaratv.com - 12/08/2022 08:25

Bintara Polri
Bintara Polri

Penulis: Armansyah | Editor: Supriyanto

Nusantaratv.com – Tahukah Kamu bahwa dahulu Kepolisian Negara Republik Indonesia bersama dengan Tentara Republik Indonesia berada dalam satu entitas yang sama yakni Angkatan Bersenjata Republik Indonesia? Lalu, pada 1 Januari 2001, pemerintah memutuskan untuk memisahkan dua fungsi tersebut, dimana TNI memiliki tugas utama terkait kekuatan pertahanan negara, sementara polisi sebagai kekuatan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Perlu diketahui juga bahwa tugas utama Kepolisian Negara Republik Indonesia mewujudkan keamanan dalam negeri yang meliputi terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat, tertib dan tegaknya hukum, terselenggaranya perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, serta terbinanya ketenteraman masyarakat dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia.

Setelah dipisah dari TNI, Polri kemudian memiliki tanda kepangkatan sendiri. Jadi bagi yang berminat menjadi Anggota Kepolisian, mari kenali dulu jenjang kepangkatan yang ada di tubuh Polri dengan membaca hingga tuntas artikel di bawah ini yang dikutip dari gramedia.com.

Berdasarkan Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2016 tentang Administrasi Kepangkatan Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam BAB II tentang Golongan Kepangkatan Pasal 3 :

Golongan Kepangkatan Polri terdiri dari:
A. Perwira;
B. Bintara; dan
C. Tamtama

Urutan Pangkat Polisi Indonesia dan Lambangnya Golongan Perwira

1. Perwira Tinggi

Jabatan yang paling tinggi pada Kepolisian Negara Republik Indonesia adalah Perwira Tinggi. Pangkat pada jenjang ini diantaranya Jenderal Polisi, Komisaris Jenderal Polisi, Inspektur Polisi dan Brigadir Jenderal Polisi.

a. Jenderal Polisi
Polisi berpangkat Jenderal sebagai posisi paling tinggi di kepolisian. Lambang yang dimiliki oleh polisi berpangkat jenderal adalah simbol 4 bintang berwarna emas, simbol ini juga merupakan tanda kehormatan sebab seorang Jenderal tentu memiliki tugas dan tanggung jawab yang penting dan berat.

b. Komisaris Jenderal Polisi (KOMJEN)
Polisi dengan pangkat Komjen atau komisaris jenderal merupakan pangkat polisi dengan jabatan penting dalam kepolisian. Pada umumnya, Komjen menempati jabatan kepala BNN, Wakapolri, sampai Kabaintelkam. Lambang polisi berpangkat Komjen adalah 3 bintang berwarna emas.

c. Inspektur Jenderal Polisi (IRJEN)
Irjen atau inspektur jenderal menempati posisi di atas brigadir jenderal. Polisi dengan pangkat irjen dapat menempati jabatan sebagai atau pemimpin tertinggi kepolisian daerah (kapolda). Lambang pangkat yang dimiliki oleh irjen adalah 2 bintang berwarna emas.

d. Brigadir Jenderal Polisi (BRIGJEN)
Pangkat Brigjen menempati posisi paling bawah pada golongan perwira tinggi. Polisi dengan pangkat brigjen ini dapat menjabat sebagai kapolda atau pemimpin tertinggi kepolisian daerah. Brigjen memiliki pangkat dengan simbol bintang satu.

2. Perwira Menengah

Perwira menengah terdiri dari pangkat Komisaris Polisi, Ajun Komisaris Besar Polisi dan Komisi Besar Polisi.

a. Komisaris Besar Polisi (KOMBESPOL)
Senior dari pangkat ini adalah superintendent. Pangkat ini adalah yang tertinggi pada jenjang Perwira Menengah.

b. Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP)
Disebut juga sebagai superintendent. Tugas dari AKBP biasanya dibantu oleh Komisaris Polisi atau Kompol. Pangkat ini dilambangkan dengan dua diamond dengan warna emas.

c. Komisaris Polisi (KOMPOL)
Lambang dari pangkat ini adalah satu diamond berwarna emas.

3. Perwira Pertama


Perwira adalah jajaran pangkat yang paling tinggi pada kepolisian Republik Indonesia. Terdapat tiga pangkat pada jenjang Perwira Pertama. Meliputi Senior Inspektur Polisi, Inspektur Polisi Tinggi, serta Inspektur Polisi Dua.

a. Ajun Komisaris Polisi (AKP)
Merupakan pangkat yang paling tinggi pada jenjang Perwira Pertama. Tugasnya mengontrol kinerja dari bawahannya.AKP sebagai senior dari dua komisaris lainnya. Jika Komisaris layaknya Letnan dalam TNI, maka AKP bisa diibaratkan sebagai kaptennya. Lambang dari pangkat ini adalah tiga balok dengan warna emas.

b. Inspektur Polisi Satu (IPTU)
Lambang dari pangkat ini adalah dua balok emas. Dalam kemiliteran, Iptu dapat disetarakan dengan Letnan Satu.

c. Inspektur Polisi Dua (IPDA)
Ipda bisa bekerjasama dengan Aipda untuk melakukan tugasnya. Dalam kemiliteran, Ipda bisa disetarakan dengan Letnan Dua. Lambang Ipda adalah satu balok berwarna emas.

B. Urutan Pangkat Polisi Indonesia dan Lambangnya Golongan Bintara

1.  Bintara Tinggi

Dalam Kepolisian Republik Indonesia, jenjang Bintara Tinggi berada pada satu tingkat di bawah Perwira Pratama dan setingkat di atas Bintara. Terdapat dua pangkat polisi pada jenjang ini diantaranya Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) dan juga Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda).

Bintara Tinggi adalah kepanjangan tangan dari para perwira untuk melaksanakan perintah dari atasan secara langsung. Bintara Tinggi harus mampu mengembangkan diri dengan baik, memiliki pengalaman lapangan yang cukup, memiliki pengetahuan yang tinggi untuk mewujudkan misi, serta kesiapan moral dan mental yang mumpuni.

a. Ajun Inspektur Satu (AIPTU)
Bertugas membantu Letnan Satu. Lambang dari pangkat ini adalah huruf V terbalik dan saling terhubung. Sekilas seperti ombak di lautan. Sedangkan warna dari pangkat ini adalah perak. Kemampuan yang mesti dimiliki oleh Aiptu polisi adalah merealisasikan perintah menjadi tindakan agar lebih efektif, fokus,efisien, dan juga tepat sasaran.

b. Ajun Inspektur Polisi Dua (AIPDA)
Bertugas membantu kepentingan dari Letnan Satu. Lambangnya adalah huruf V terbalik. Bintara Tinggi termasuk senior dari para Bintara. Sehingga harus bisa membantu Bintara dalam menghadapi konflik internal maupun eksternal.

2. Brigadir / Bintara

Jika pernah mengurus SIM ataupun melaporkan perkara, maka Kamu sedang berhadapan dengan polisi pada jenjang Bintara. Polisi dengan jenjang ini merupakan tulang punggung pada kesatuan militer.

Perannya menghubungkan antara polisi Tamtama dan Perwira terutama pada segi operasional. Biasanya, pelatih pada instansi Polri asalnya dari golongan Bintara demi merekrut aparat yang profesional. Pada jenjang ini, urutan pangkat polisi adalah sebagai berikut:

a. Brigadir Polisi Kepala (BRIPKA)
Pangkat tertinggi pada polisi Bintara biasa disingkat dengan Bripka. Pada posisi ini, perannya diantaranya melakukan pengawasan ataupun controlling pada semua brigadir yang ada dibawahnya.

b. Brigadir Polisi (BRIGPOL)
Bertugas memastikan bahwa polisi di bawah tingkatnya menjalankan tugas dengan tertib dan juga konsisten.

c. Brigadir Polisi Satu (BRIPTU)
Brigadir Polisi Satu atau Briptu berada di bawah Brigadir Polisi (Brigpol) dan di atas Brigadir Polisi Dua (Bripda).

d. Brigadir Polisi Dua (BRIPDA)
Bripda memiliki posisi yang setara dengan Sersan Dua pada Kemiliteran.

C. Urutan Pangkat Polisi Indonesia dan Lambangnya Golongan Tamtama

1. Tamtama Kepala

Tamtama sebagai pangkat terendah dalam kepolisian. Seorang Polisi dengan pangkat Tamtama bertugas menjadi prajurit kepolisian tugasnya sebagai pelaksana tugas khusus dari kepolisian. Polisi pada jenjang ini harus memiliki loyalitas tinggi dan siap menerima perintah dari atasan. Secara global, polisi pada tingkat ini disebut sebagai private. Berikut ini jenjangnya.

a. Ajun Brigadir Polisi (ABRIPOL)
Nama Abripol sebenarnya telah mengalami perubahan hingga dua kali. Pertama, disebut dengan Kopral Kepala, lalu diubah lagi menjadi Bhayangkara Utama I. Hingga saat ini, Ajun Brigadir Polisi menjadi pangkat paling tinggi pada kelas Tamtama tapi masih di bawah jenjang Bintara.

b. Ajun Brigadir Satu (ABRIPTU)
Posisi Ajun Brigadir Satu berada di bawah Abripol, pangkatnya pada awalnya dinamakan sebagai Kopral Satu.

c. Ajun Brigadir Dua (ABRIPDA)
Pangkat ini juga pernah mengalami perombakan nama hingga dua kali, seperti pangkat-pangkat di atasnya. Dilambangkan dengan tanda V terbalik berwarna merah.

2. Tamtama


a. Bhayangkara Kepala (BHARAKA)
Bharaka sebagai kependekan dari bhayangkara kepala. Sebelum tahun 2001, pangkat ini disebut juga sebagai Praka (Prajurit Kepala), sama halnya dalam bidang militer. Kemudian penyebutannya diganti menjadi Bharaka. Tanda kepangkatan untuk jabatan ini sendiri ditandai dengan tiga garis miring berwarna merah.

b. Bhayangkara Satu (BHARATU)
Pangkat ini setingkat lebih tinggi dibanding Bharada. Sebelum tahun 2001, pangkat ini diberi nama Prajurit Satu. Nama ini juga sama dengan tingkat kemiliteran Indonesia yang masuk ke dalam militer paling kuat se-Asia Tenggara.

c. Bhayangkara Dua (BHARADA)
Dahulu kala pangkat ini memiliki nama yang mirip-mirip dengan pangkat pada TNI yaitu prajurit dua. Namun seiring berjalannya waktu, kini sebagai pembeda dan juga mempertegas identitas, nama dari pangkat ini kemudian diganti menjadi Bhayangkara Dua (Bharada). Perannya diantaranya sebagai pendamai konflik agama yang terjadi serta berbagai konflik antar suku yang berlangsung di tengah-tengah masyarakat.

Demikian info mengenai Jenjang Urutan kepangkatan di Kepolisian Negara Republik Indonesia. Semoga bermanfaat.

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in

Berita Terkait
makam-1665067045