China Selidiki 'Minuman Panjang Umur' Buatan Dokter yang Gemparkan Tiongkok

Pemerintah di China Selatan sedang melakukan penyelidikan terhadap lebih dari 20 dokter pengobatan tradisional Tiongkok.
China Selidiki 'Minuman Panjang Umur' Buatan Dokter yang Gemparkan Tiongkok
Bendera China (economictimes)

Beijing, Nusantaratv.com - Pemerintah di China Selatan sedang melakukan penyelidikan terhadap lebih dari 20 dokter pengobatan tradisional Tiongkok. Penyelidikan itu terkait "minuman panjang umur" yang mereka kembangkan, yang diklaim bisa membantu orang hidup sampai 120 tahun.

Melansir Nanguo Morning Post pada Senin (3/12/19), otoritas kesehatan di kabupaten Binyang, di wilayah otonom Guangxi Zhuang, mengatakan mereka akan memeriksa kasus mengenai “minuman panjang umur” tersebut.

 Kasus itu terungkap setelah foto para dokter yang menyiapkan ramuan di depan spanduk untuk "minuman umur panjang" secara luas diedarkan di media sosial China selama akhir pekan.

Dalam foto tersebut terlihat para dokter, semuanya mengenakan mantel putih, terlihat berdiri di sekitar dua kuali besar ketika seorang wanita menyendok ramuan dari salah satu kuali.

Sebuah spanduk merah dan kuning di belakang mereka bertuliskan, "Dokter desa di Binyang, Guangxi menyajikan minuman umur panjang. Bukan mitos bagi manusia untuk hidup hingga 120 tahun."

Para praktisi menghadiri seminar di kabupaten tersebut pada Jumat untuk mempelajari efek dari ramuan herbal yang dibuat dari "formula khusus", demikian kata salah satu penyelenggara bermarga Zhong kepada surat kabar tersebut.

Menurutnya, mereka telah mencoba ramuan itu beberapa kali sebelumnya dan melaporkan bahwa mereka merasa lebih bahagia, tampak lebih muda, memiliki nafsu makan yang lebih besar dan tidur yang lebih baik setelahnya.

"Ini dimaksudkan sebagai seminar pribadi - seharusnya tidak dipublikasikan," kata Zhong seperti dikutip South China Morning Post. "Seseorang pasti telah secara tidak sengaja membocorkan ini."

Dia mengatakan para dokter di seminar itu semua berasal dari klinik desa di kabupaten tersebut, dan banyak dari mereka adalah spesialis pengobatan tradisional Tiongkok.

 Namun dia mengatakan penelitian itu tidak seharusnya dipublikasikan dan ramuan tersebut hanya dikonsumsi oleh dokter yang berpartisipasi, menekankan bahwa mereka tidak menjual atau mengiklankan minuman.(Cal) 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
1
love
0
funny
1
angry
0
sad
0
wow
1