Animo UPA Peradi Tinggi, Kemenkumham Harap Berdampak pada Penegakan Hukum

Mualimin dan Otto berharap mereka lulus seluruhnya

UPA Peradi.

Jakarta, Nusantaratv.com - Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) menyelenggarakan ujian profesi advokat (UPA) secara serempak di 44 kota/kabupaten di Indonesia, Sabtu (10/4/2021).

Total 5.833 orang yang merupakan calon advokat, menjadi peserta dalam UPA Peradi ini.

Direktur Jenderal Hak Asasi Manusia, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Mualimin Abdi berharap besar dari antusiasme calon advokat yang begitu tinggi untuk mengikuti UPA Peradi.

"Melihat animo yang sedemikian besar, dari Kementerian Hukum dan HAM berharap agar calon penegak hukum seperti bapak-ibu semua, saya harapkan lulus semua," ujar Mualimin di JCC, Senayan, Jakarta.

UPA Peradi sendiri digelar dari Lhokseumawe, Aceh hingga Jayapura, Papua. Di Jakarta, terdapat lima lokasi UPA yang di antaranya di JCC, Hotel Bidakara, Menara 165 Convention Center, Universitas Kristen Indonesia (UKI) dan Hotel Balairung.

Di Ibu Kota, total terdapat 1.624 peserta UPA. Pelaksanaan UPA secara tatap muka ini, digelar dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 secara ketat.

Mualimin mengharapkan, saat menjadi advokat nanti, para peserta bisa memberikan dampak yang positif bagi penegakan hukum di Indonesia. Mualimin juga mendorong Peradi senantiasa bermanfaat.

"Maka saya harapkan nanti penegakan hukum berjalan sebagaimana mestinya, sehingga kehadiran, manfaat Peradi bagi masyarakat bisa terwujud sebagaimana dicita-citakan dan diharapkan oleh bapak-ibu semua," kata dia.

Mualimin pun mendoakan agar seluruh peserta lulus UPA. Sehingga bisa turut serta membenahi sistem hukum di Indonesia.

"Oleh karena itu saya ucapkan selamat bekerja, selamat berjuang, jangan lupa berdoa, agar bapak-ibu semua dapat lulus dan memenuhi persyaratannya dan segera dilantik menjadi advokat yang bisa bekerja menegakkan hukum di Indonesia," jelasnya.

Senada, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (Ketum DPN) Peradi Otto Hasibuan, juga berharap peserta UPA lulus 100 persen. Terlebih tingkat kelulusan peserta UPA kian meningkat setiap tahunnya, dari awalnya hanya 9 persen pada 15 tahun silam.

"Saya yakin dan percaya, dengan pendidikan dengan melakukan (ini sesuai standar dan konsisten), dari tren angka-angka setiap tahun. Mudah-mudahan kalau boleh (bisa) 100 persen semuanya lulus. Itu harapan saya," ujar Otto.

"Semakin 100 persen saya semakin bangga," imbuhnya.

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK