Ambisi Michelin Garap Ban dari Sampah Botol Plastik

Michelin Berambisi Mencapai 40 Persen Bahan Berkelanjutan yang Dapat Didaur Ulang Pada 2030.

Ilustrasi ban Michelin. (Carscoops)

Nusantaratv.com - Produsen ban terbesar di dunia, Michelin, menjalin sinergi dengan perusahaan biokimia Prancis Carbios dalam upayanya membuat ban dari daur ulang botol plastik.

Mengutip Carscoops, Jumat (7/5/2021), raksasa ban asal Prancis ini bahkan telah berhasil menguji teknologi daur ulang plastik dengan Carbios. Proses daur ulang carbios enzymatic untuk limbah plastik polietilen treftalat (PET) bergantung dari enzim yang mampu mendepolimerisasi plastik.

PET ini sendiri merupakan jenis plastik yang digunakan untuk membuat botol dan pakaian polyster. Melalui proses yang rumit, kedua perusahaan berhasil menciptakan poliester berkekuatan tinggi yang cocok untuk ban berkat ketahanannya terhadap kerusakan, ketangguhan, dan stabilitas termal.

"Kami sangat bangga menjadi yang pertama memproduksi dan menguji serat teknis daur ulang untuk ban," kata Direktur Penelitian Polimer di Michelin, Nicholas Seeboth, dalam sebuah pernyataan.

"Penguatan berteknologi tinggi ini telah menunjukkan kemampuan mereka untuk memberikan kinerja yang identik dengan industri minyak," lanjut Seeboth.

Michelin berambisi mencapai 40 persen bahan yang berkelanjutan (dapat diperbaharui atau didaur ulang) pada 2030, dan 100 persen pada 2050. Setiap tahun, terdapat 1,6 miliar ban mobil terjual di seluruh dunia, mewakili 800.000 ton serat PET setiap tahun.

"Pada 2019, Carbios mengumumkan telah memproduksi botol PET pertama dengan 100 persen Purified Terephthalic Acid (rPTA), yang dibuat dari daur ulang enzimatik limbah PET pasca-konsumen," kata Kepala Ilmuwan Carbios, Alain Marty. 

"Bersama Michelin, kami mendemonstrasikan seluruh proses kami dengan memperoleh dari limbah plastik yang sama, PET daur ulang yang cocok untuk serat yang sangat teknis, seperti yang digunakan pada ban Michelin," tukas Marty.

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK