8.300 Perusahaan Sudah Daftar Vaksin Mandiri

Kadin Bersama PT Biofarma dan Pemerintah Sedang Melakukan Pembahasan Teknis untuk Pelaksanaan Program Vaksin Mandiri.

Shinta Widjaja Kamdani. (Instagram)

Nusantaratv.com - Program vaksin mandiri atau vaksin gotong royong yang diusulkan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia telah menjaring 8.300 perusahaan yang tergabung dalam Kadin ikut berpartisipasi dan mendaftarkan diri. 

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan Internasional Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Shinta Widjaja Kamdani. Dia mengatakan untuk sementara program ini disetop seraya menanti evaluasi bersama pemerintah.

"Terakhir sudah 8.300, ini sementara kami stop dulu karena kami lagi evaluasi sekarang bersama pemerintah," ujar Shinta, mengutip Antara, Kamis (4/3/2021).

Jumlah tersebut terus meningkat dibandingkan pekan lalu sebanyak 6.689 perusahaan yang mendaftar untuk berpartisipasi dalam program vaksin gotong royong. Bahkan Shinta menyebut masih terdapat banyak perusahaan lain yang mengantre untuk mendaftar program vaksin gotong royong yang dikoordinasikan melalui Kadin.

Dia menyebut dari 8.300 perusahaan yang berpartisipasi itu akan memberikan vaksin Covid-19 secara gratis kepada sekitar 6,9 juta karyawan atau buruh bersama dengan anggota keluarganya.

Pekan lalu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menerbitkan Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi COVID-19 yang salah satunya mengatur tentang Program Vaksin Gotong Royong atau Vaksin Mandiri yang dilakukan oleh perusahaan swasta pada karyawan dan buruh.

Dalam Permenkes itu disebutkan vaksin gotong royong dilakukan oleh pihak swasta tanpa menggunakan vaksin program pemerintah, fasilitas kesehatan, dan tenaga kesehatan milik pemerintah agar tidak mengganggu program vaksinasi nasional.

Shinta menjelaskan saat ini Kadin bersama dengan PT Biofarma dan pemerintah sedang melakukan pembahasan teknis untuk pelaksanaan program vaksin gotong royong.

Dia menegaskan pada dasarnya perusahaan swasta siap untuk menjalankan program vaksin gotong royong, namun masih harus menunggu kepastian ketersediaan vaksin yang akan diimpor oleh Biofarma.

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK